DJIA25417.53
LIVE34.42(0.14%)
NDX9571.19
LIVE15.66(0.16%)

Saham Dow dibuka turun 750 poin seiring kekhawatiran virus corona


Wednesday, 11 March 2020 20:43 WIB

Indeks NasdaqIndeks S&P 500Indeks Dow JonesSahamAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_9usmarket-452983112.530x298.jpg

Indeks saham AS dibuka turun tajam pada Rabu pagi, seiring tolok ukur melanjutkan penurunan lebih rendah, karena harapan rapuh untuk putaran cepat stimulus fiskal untuk membatasi perlambatan ekonomi AS yang disebabkan oleh wabah COVID-19.

Saham Dow Jones Industrial Average turun 770 poin, atau 3,1%, pada level 24.258, sedangkan indeks S&P 500 turun 2,6% pada level 2.807, sedangkan Indeks Nasdaq Composite turun 2,5% pada level 8.144.

Analis di Goldman mengisyaratkan bahwa epidemi di seluruh dunia dapat mengakibatkan pasar bearish, yang secara luas didefinisikan sebagai penurunan setidaknya 20% dari puncak baru-baru ini, yang akan mengantar pada akhir pasar bulls terpanjang dalam sejarah.

Presiden Donald Trump telah menyerukan keringanan pajak-gaji dan langkah-langkah lain untuk membantu bisnis menangani perlambatan ekonomi yang dihasilkan dari epidemi coronavirus, tetapi anggota parlemen di kedua belah pihak menyatakan skeptis tentang tindakan tersebut. (Tgh)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

  • Saham-saham Hong Kong mengawali minggu ini dengan sebuah lonjakan pada hari Senin, mengumpulkan lebih dari tiga persen pada bantuan bahwa Donald Trump menahan langkah-langkah berat terhadap China atas...
  • Saham Eropa naik mendekati level tertinggi tiga bulan pada hari Senin di tengah harapan pemulihan global pasca-koronavirus, dengan para investor merasa lega bahwa respons AS terhadap undang-undang kea...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.