DJIA26643.52
LIVE0(0.00%)
NDX10689.52
LIVE0(0.00%)

Saham Tokyo Dibuka Lebih Rendah Pasca Kenaikan Tiga Sesi


Wednesday, 15 January 2020 08:06 WIB

Nikkei 225Saham JepangIndeksTopix


c_740_198_16777215_00_images_assets_NIKKEI225_000tkyo.jpg

Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada hari Rabu, menghentikan kenaikan beruntun tiga sesi karena investor menunggu penandatanganan kesepakatan perdagangan AS-China.

Indeks acuan Nikkei 225 kehilangan 0,42 persen atau 102,05 poin menjadi 23.923,12 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas turun 0,39 persen atau 6,72 poin menjadi 1.733,81.

"Hari besar hari ini yang akan memperlihatkan AS dan China menandatangani perjanjian perdagangan fase satu," kata Tapas Strickland, direktur ekonomi dan pasar di National Australia Bank.

"Yang penting, kita seharusnya tidak mengharapkan pengurangan tarif lebih lanjut sampai setelah pemilihan presiden November, menunjukkan bahwa perjanjian hari ini mungkin sama baiknya dengan yang didapat untuk tahun 2020," katanya.

Para pejabat AS pada hari Selasa mengatakan bahwa perjanjian damai perdagangan dengan China akan ditandatangani pada hari Rabu tidak termasuk kesepakatan untuk menurunkan tarif yang dikenakan pada sebagian besar barang-barang Cina.(mrv)

Sumber: AFP


RELATED NEWS

  • Bursa Hong Kong bergerak mendatar pada hari Rabu, telah berayun sepanjang hari, dengan harapan untuk vaksin bermain melawan lonjakan infeksi di kota dan keputusan Donald Trump untuk menghapus status p...
  • Saham-saham Hong Kong memasuki sesi istirahat dengan kerugian lebih banyak pada Rabu ini di tengah kekhawatiran mengenai masa depan Hong Kong pasca Donald Trump menghapus status perdagangan khususnya,...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.