DJIA25383.11
LIVE-17.53(-0.07%)
NDX9555.53
LIVE138.82(1.47%)

Saham AS jatuh pada pembukaan ditengah ketegangan Timur Tengah


Monday, 6 January 2020 21:46 WIB

Indeks NasdaqIndeks S&P 500Indeks Dow JonesSahamAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_464973188.jpg

Saham AS melemah pada bel pembukaan pada hari Senin, turun dari penutupan rekor mereka yang berakhir minggu lalu, seiring kekhawatiran dengan ketegangan AS-Iran.

Saham S&P 500 turun 0,4% menjadi 3.221. Saham Dow Jones Industrial Average turun 141 poin, atau 0,5%, menjadi 28.494. Indeks Nasdaq Composite tergelincir 0,6% menjadi 8.967.

Presiden Donald Trump mengancam sanksi terhadap Irak pasca Baghdad mengatakan mereka dapat menuntut pasukan AS untuk meninggalkan negara itu, menyusul pembunuhan jenderal besar Iran Qassem Soleimani. Setelah para pemimpin Iran bersumpah untuk membalas balik terhadap AS, Trump juga mengancam akan membalas terhadap serangan Iran.

Dalam berita perusahaan, saham Goldman Sachs Group Inc. dan Morgan Stanley sedikit tertekan setelah laporan berita mengatakan Bank of England sedang menyelidiki praktik pelaporan keuangan bank. (Tgh)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

  • Saham-saham Hong Kong mengawali minggu ini dengan sebuah lonjakan pada hari Senin, mengumpulkan lebih dari tiga persen pada bantuan bahwa Donald Trump menahan langkah-langkah berat terhadap China atas...
  • Saham Eropa naik mendekati level tertinggi tiga bulan pada hari Senin di tengah harapan pemulihan global pasca-koronavirus, dengan para investor merasa lega bahwa respons AS terhadap undang-undang kea...
  • Saham-saham Hong Kong melonjak lebih dari tiga persen pada Senin pagi setelah Donald Trump gagal memberikan sanksi ketat pada China atas keputusan Beijing untuk mendorong undang-undang keamanan yang k...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.