DJIA26779.26
LIVE135.74(0.51%)
NDX10675.26
LIVE-14.26(-0.13%)

Wall St. Turun Seiring Melemahnya Rally Rekor Akhir Tahun


Wednesday, 1 January 2020 00:07 WIB

S & P 500Saham ASWallstreet


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_43483735-new-york-city-ny-oct-11-a-street-sign-of-wall-street-and-new-york-stock-exchange-is-shown-on-october.jpg

Wall Street merosot dalam perdagangan tipis pada hari terakhir dekade ini seiring reli akhir tahun didukung oleh optimisme di sekitar perdagangan dan gagal untuk prospek global yang cerah, meskipun S&P 500 masih di jalur untuk tahun terbaik sejak 2013.

Dow Jones berada di jalur untuk penurunan untuk hari kedua berturut-turut, mengabaikan tweet Presiden Donald Trump bahwa kesepakatan perdagangan Fase 1 antara AS-China akan ditandatangani pada 15 Januari di Gedung Putih, dan bahwa ia kemudian akan melakukan perjalanan ke Beijing untuk memulai negosiasi pada fase berikutnya.

Kebijakan moneter yang relatif longgar oleh Federal Reserve dan indikator ekonomi optimis telah mengangkat indeks saham utama AS ke tertinggi sepanjang masa bulan ini, mendirikan Wall Street untuk menyerahkan sebagian kenaikannya.

Tiga indeks utama mencatat penurunan satu hari terbesar mereka dalam sekitar empat minggu pada hari Senin, dengan tidak adanya pembaruan utama pada perdagangan, dan karena investor membukukan keuntungan.

Pada hari Selasa, 9 dari 11 sektor S&P 500 berada di zona merah, dengan sektor teknologi dan layanan kesehatan di antara hambatan utama.

Schlumberger NV dan Halliburton Co adalah di antara persentase penurunan atas S&P, mengikuti harga minyak yang lebih rendah.

Pada pukul 11:11 ET, Dow Jones Industrial Average turun 48,20 poin, atau 0,17%, pada level 28.413,94, S&P 500 melemah 4,32 poin, atau 0,13%, pada level 3.216,97. Indeks Nasdaq Composite lebih rendah 2,51 poin, atau 0,03%, pada level 8.943,49. (knc)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

  • Bursa Hong Kong bergerak mendatar pada hari Rabu, telah berayun sepanjang hari, dengan harapan untuk vaksin bermain melawan lonjakan infeksi di kota dan keputusan Donald Trump untuk menghapus status p...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.