DJIA27110.98
LIVE829.16(3.15%)
NDX9824.39
LIVE194.73(2.02%)

Dow turun 105 poin seiring kekhawatiran tentang ekonomi China membebani pasar


Tuesday, 10 December 2019 04:40 WIB

Indeks NasdaqIndeks S&P 500Indeks Dow JonesSahamAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_9usmarket-452983112.530x298.jpg

Saham AS berakhir berakhir lebih rendah pada Senin seiring minat beli mereda, menyusul laporan ekonomi yang menunjuk pada pelemahan ekonomi China dan menyoroti kekhawatiran tentang resesi ekonomi global. Saham layanan kesehatan, sementara itu, juga membebani pasar yang lebih luas, dengan menurun 0,7%.

Saham Dow Jones Industrial Average turun 105 poin, atau 0,4%, ke level 27.910, indeks S&P 500 tergelincir 0,3% ke level 3.135, sementara Indeks Nasdaq Composite Index turun 0,4% ke level 8.622. Semua level penutupan berada di dasar pendahuluan.

Pada hari Jumat, saham melonjak pasca laporan pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan memicu reli. Namun, tolok ukur ekuitas pada hari Senin, berakhir di dekat posisi terendah sesi mereka sebelum batas waktu 15 Desember untuk bea masuk 15% atas impor konsumen tahunan senilai $ 156 miliar.

Data dari Beijing menunjukkan bahwa ekspor China secara tak terduga turun 1,1% pada November dari tahun sebelumnya, sementara pengiriman ke AS turun 23%, mencerminkan beratnya gejolak perdagangan AS-China. Investor akan mengawasi dimulainya pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve, yang dimulai pada Selasa, tanpa harapan bahwa bank sentral akan melakukan perubahan suku bunga tetapi berharap bahwa para pejabat dapat menawarkan panduan tentang kebijakan masa depan.

Dalam berita perusahaan, Saham Chevron Corp turun 0,6% setelah analis Citi Alastair Syme menurunkan peringkat saham menjadi netral dari pembelian. (Tgh)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.