DJIA27110.98
LIVE829.16(3.15%)
NDX9824.39
LIVE194.73(2.02%)

Dow dibuka naik lebih dari 100 poin seiring optimisme perjanjian tarif muncul kembali


Wednesday, 4 December 2019 21:53 WIB

Indeks NasdaqIndeks S&P 500Indeks Dow JonesSahamAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_MARKETS-tmagArticle.jpg

Saham AS memulai perdagangan hari Rabu pagi lebih tinggi seiring investor menyambut dari laporan bahwa Beijing dan Washington masih berusaha menuju kesepakatan perdagangan fase satu, mengimbangi kekhawatiran penundaan yang dipicu oleh pernyataan Presiden Donald Trump pada hari Selasa.

Saham Dow Jones Industrial Average naik 130 poin atau 0,5%, ke level 27.629, memangkas beberapa penurunan 280 poin hari Selasa kemarin, sementara indeks S&P 500 naik 12 poin, atau 0,4%, ke level 3.105, dan Indeks Nasdaq naik 0,4% ke level 8.556.

Pasar juga mengkaji laporan buruk dari prosesor-gaji Automatic Data Processing Inc. yang menunjukkan bahwa pengusaha menambahkan hanya 67.000 pekerja pada November, prosesor penggajian ADP mengatakan, pembacaan yang jauh lebih lemah dari perkiraan para analis, diperburuk oleh pemangkasan pada bulan-bulan sebelumnya. Laporan yang lebih dekat diikuti dari Departemen Tenaga Kerja yang di rilis pada hari Jumat.

Di tempat lain di sisi ekonomi, Wall Street sedang menunggu data sektor jasa tentang ekonomi AS, yang akan dirilis pagi ini, disorot oleh laporan indeks non-manufaktur Institute for Supply Management yang akan dirilis pukul 10 pagi waktu timur AS. Pada perusahaan, saham Expedia Group Inc. melonjak setelah perombakan eksekutif utama atas ketidaksepakatan yang sedang berlangsung mengenai strategi. (Tgh)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.