DJIA28989.73
LIVE-170.36(-0.58%)
NDX9141.47
LIVE-75.51(-0.82%)

Saham Jepang Turun Karena Tarif, Data Manufaktur Memicu Kekhawatiran


Tuesday, 3 December 2019 13:45 WIB

Saham JepangIndeksTopixIndeksNikkei 225


c_740_198_16777215_00_images_assets_NIKKEI2_LYNXNPEB6200T_L.jpg

Indeks Topix Jepang turun pada hari Selasa terkait kekhawatiran tentang ketegangan perdagangan global dan data manufaktur AS yang mengecewakan mengurangi kepercayaan di pasar ekuitas global.

Saham kereta api dan mobil paling membebani tolok ukur benchmark. Presiden AS Donald Trump memberlakukan kembali pungutan pada baja dan aluminium dari Argentina dan Brasil, sementara juga mengusulkan tarif untuk barang-barang Prancis senilai $ 2,4 miliar sebagai tanggapan atas pajak digital yang melanda perusahaan teknologi Amerika.

Secara terpisah, Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan kepada Fox Business Network bahwa presiden akan meningkatkan tarif di China jika tidak ada perjanjian perdagangan yang dicapai oleh "batas waktu logis" pada 15 Desember. Indeks S&P 500 turun 0,9% pada hari Senin, tertinggi dalam hampir delapan minggu terakhir.

Saham juga merosot setelah data Institute for Supply Management (ISM) di AS menunjukkan indeks manajer pembelian pabrik mengalami kontraksi untuk bulan keempat.

Indeks Topix turun sebanyak 0,5% ke level 1,706.73 pada penutupan di Tokyo. Indeks Nikkei 225 melemah 0,6% pada level 23.379,81. (knc)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.