DJIA25375.61
LIVE-7.50(-0.03%)
NDX9565.19
LIVE9.66(0.10%)

Saham di Wall Street turun seiring meningkatnya kekhawatiran perdagangan


Tuesday, 8 October 2019 23:33 WIB

Indeks NasdaqIndeks S&P 500Indeks Dow JonesSahamAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_20160830a2.png

Saham AS jatuh pada Selasa seiring optimisme memudar atas hasil pembicaraan perdagangan setelah sebuah laporan pemerintahan Trump bergerak maju dengan upaya untuk membatasi aliran modal ke China dan dimasukkannya perusahaan-perusahaan Cina ke daftar hitam.

Penurunan berbasis luas, dengan 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih rendah dan semua 30 komponen indeks blue-chip Dow Jones di wilayah negatif.

Pesimisme bertambah seiring laporan South China Morning Post yang mengatakan Cina telah menurunkan harapan menjelang pembicaraan tingkat tinggi yang akan dimulai pada hari Kamis, dan bahwa delegasi China dapat meninggalkan Washington sehari lebih awal dari yang direncanakan.

Pada pukul 11:27 pagi waktu timur AS, Saham Dow Jones Industrial Average turun 283,29 poin, atau 1,07%, ke level 26,194.73, sementara Saham S&P 500 turun 35,46 poin, atau 1,21%, ke level 2.903,33. Indeks Nasdaq Composite turun 94,03 poin, atau 1,18%, ke level 7.862,27. Indeks S&P 500 dan Dow jatuh di bawah MA 100-hari. (Tgh)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Saham-saham Hong Kong mengawali minggu ini dengan sebuah lonjakan pada hari Senin, mengumpulkan lebih dari tiga persen pada bantuan bahwa Donald Trump menahan langkah-langkah berat terhadap China atas...
  • Saham Eropa naik mendekati level tertinggi tiga bulan pada hari Senin di tengah harapan pemulihan global pasca-koronavirus, dengan para investor merasa lega bahwa respons AS terhadap undang-undang kea...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.