DJIA27110.98
LIVE829.16(3.15%)
NDX9824.39
LIVE194.73(2.02%)

Dow dibuka naik, didukung Saham Nike ditengah penyelidikan pemakzulanTrump


Wednesday, 25 September 2019 20:57 WIB

Indeks NasdaqIndeks S&P 500Indeks Dow JonesSahamAS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_00usfutures.jpg

Indeks saham AS dibuka lebih tinggi pada Rabu pagi, dengan Wall Street mendapatkan dorongan dari saham Nike, bahkan ketika investor mengkaji berita bahwa Kongres bergerak ke penyelidikan tuduhan terhadap Presiden Donald Trump.

Saham Dow Jones Industrial Average naik 100 poin, atau 0,4%, ke level 26.913, indeks S&P 500 diperdagangkan 0,2% lebih tinggi pada level 2,970, sementara Indeks Nasdaq Composite naik 0,1% ke level 7.999.

Ketua DPR Nancy Pelosi mengatakan dia mendukung langkah untuk melalui proses pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump pada hari Selasa, yang telah mengganggu mood investor secara singkat.

Sementara itu, sejumlah pembicara Federal Reserve akan jatuh tempo: Presiden Fed Chicago Charles Evans akan berbicara mengenai prospek ekonomi dan kebijakan moneter pada pukul 8 pagi, diikuti oleh Presiden Fed Kansas City Esther George dan Gubernur Fed Lael Brainard keduanya pada pukul 10 pagi. Presiden Fed Dallas Robert Kaplan akan memberikan pembaruan ekonomi nanti pukul 7 malam.

Dalam berita perusahaan, Philip Morris International Inc dan Altria Group Inc mengejutkan pasar pada Rabu pagi dengan berita bahwa mereka mengakhiri pembicaraan merger mereka dan sebaliknya akan fokus pada peluncuran produk tembakau tanpa asap di AS. Sementara itu, saham Nike Inc naik 5,5% pasca pembuat pakaian dan alas kaki pada hari Selasa melaporkan pendapatan dan penjualan kuartal pertama yang melampaui ekspektasi Wall Street, termasuk lonjakan di China. (Tgh)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.