DJIA27929.51
LIVE-85.55(-0.31%)
NDX8370.87
LIVE-26.50(-0.32%)

Saham Melemah Terkait Tarif Baru Trump, Yuan China Turun ke 8 Bulan Terendah


Friday, 2 August 2019 15:52 WIB

HANG SENGSahamHongkongSahamChinaIndeks Shanghai Composite


c_740_198_16777215_00_images_assets_HongKong_Dropp.jpg

Pasar China merosot pada hari Jumat, dengan investor bergegas untuk berlindung setelah Presiden AS Donald Trump menetapkan tarif baru untuk China yang mengutip kurangnya kemajuan dalam pembicaraan perdagangan mereka.

Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa ia akan mengenakan tarif 10% pada sisa impor China senilai $ 300 miliar mulai 1 September, memperpanjang perang dagang mereka sejak pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping pada pertemuan puncak G20 pada Juni.

Pemimpin AS itu mengatakan Xi bergerak terlalu lambat dalam perundingan, setelah diberi pengarahan oleh Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam pertemuan mereka dengan para pejabat China minggu ini, yang merupakan pembicaraan perorangan pertama sejak gencatan perdagangan Juni lalu.

Saham China anjlok dengan Indeks Shanghai Composite jatuh 1,4%, turun 2,6% untuk minggu ini. Indeks Blue-chip CSI300 turun 1,5%. Di Hong Kong, Indeks Hang Seng anjlok sebesar 2,4% dan saham-H 2,7% pada pukul 07:44 GMT.

Ketika investor mencari perlindungan dari volatilitas aset yang lebih aman, imbal hasil obligasi pemerintah China 10-tahun turun menjadi 3,1%, terendah sejak awal April. (knc)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

  • Bursa saham Hong Kong berakhir dengan pergerakan mendatar pada hari Senin karena data perdagangan China yang lemah mengimbangi laporan pekerjaan yang mengalahkan perkiraan dari AS yang meredakan kekha...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.