DJIA27691.49
LIVE10.25(0.04%)
NDX8241.91
LIVE-13.98(-0.17%)

Saham Berjangka AS turun di tengah kekhawatiran atas ketegangan Timur Tengah dan data China yang lemah


Friday, 14 June 2019 18:05 WIB

Indeks saham berjangka A.S.Indeks NasdaqS&P 500 FuturesSahamASDowJones Futures


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_87439_620.jpg

Saham Berjangka AS lebih rendah pada perdagangan akhir pekan ini, dengan investor memantau serangan terhadap kapal tanker minyak di Teluk Oman dan bereaksi terhadap data ekonomi dari China.

Pada pukul 3:20 pagi waktu timur AS, Dow futures 19 poin lebih rendah, menandakan pembukaan sedikit lebih rendah dari 25 poin. S&P 500 berjangka hampir tidak berubah sementara Nasdaq berjangka berada di wilayah negatif.

Pelaku pasar mengamati dengan cermat peristiwa geopolitik, dengan serangan terhadap kapal tanker minyak di Timur Tengah yang mendorong harga minyak. Minyak mentah Brent naik 0,4% menjadi $ 61,57 per barel, sementara minyak mentah WTI naik 0,1% pada $ 52,33.

Data AS juga tampak, dengan para pedagang memantau data penjualan ritel dan produksi industri mendatang untuk bulan Mei, serta indeks sentimen konsumen untuk bulan Juni.

Sumber: CNBC


RELATED NEWS

  • Saham-saham Hong Kong berakhir dengan kenaikan pada hari Selasa, mencabut kembali sebagian dari kerugian besar dari hari sebelumnya tetapi para pedagang tetap khawatir karena kota itu dilanda oleh pro...
  • Saham Tokyo ditutup naik pada Selasa, didorong lebih tinggi oleh kinerja yang cepat dari sektor konstruksi, tetapi investor tetap berhati-hati terkait kesepakatan perdagangan AS-China serta gejolak ba...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.