DJIA26089.61
LIVE-17.16(-0.07%)
NDX7479.11
LIVE-31.57(-0.42%)

Pasar Saham AS Mengakhiri Pekan & Bulan ini Dengan Sedikit Kenaikan


Saturday, 29 September 2018 03:23 WIB

DOW JONESS & P 500Indeks NasdaqSaham AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_streetwall.jpg

Indeks saham AS pada hari Jumat berjuang untuk menutup minggu dan bulan dengan kenaikan, tetapi menghasilkan laba kuartalan yang kuat karena semua tiga indeks utama kembali ke wilayah rekornya selama tiga bulan terakhir, mengurangi ketegangan tarif untuk fokus pada kesehatan ekonomi domestik.

Indeks Dow Jones Industrial Average sedikit naik 0,1% di level 26.458, Indeks S & P 500 berakhir hampir tidak berubah pada sesi di level 2.914, sementara Indeks Nasdaq Composite juga melihat kenaikan tipis untuk ditutup pada level 8.046.

Ketegangan geopolitik menarik beberapa fokus investor setelah pemerintah anti-pemerintah Italia secara signifikan memperlebar target defisit anggaran untuk tahun depan guna mendanai janji-janji elektoralnya, sebuah langkah yang kemungkinan akan menempatkannya pada jalur yang tidak sesuai dengan Uni Eropa.

Masalahnya adalah yang terbaru yang pada akhirnya dapat mempengaruhi Wall Street, menyusul krisis mata uang di Turki awal musim panas ini. Dalam berita perusahaan, saham Tesla Inc turun hampir 14% sehari setelah Securities and Exchange Commission menuduh CEO Elon Musk dengan penipuan.

Pada bulan ini, Dow naik 1,9%, sedangkan S & P 500 membukukan kenaikan bulanan 0,4%, sedangkan Nasdaq turun 0,8%. Selama tiga bulan terakhir, S & P telah meningkat lebih dari 7%, yang akan menjadi kenaikan kuartalan terbesarnya sejak kuartal keempat tahun 2013. Dow naik sekitar 9%; baik Dow dan S & P telah meningkat dalam 11 dari 12 kuartal terakhir. Nasdaq naik lebih dari 7% selama kuartal ini, dan itu ditetapkan untuk keuntungan kuartalan kesembilan beruntun. Dalam data ekonomi terbaru, belanja konsumen naik 0,3% pada bulan Agustus, laju paling lambat sejak Februari, sementara pendapatan pribadi juga meningkat 0,3%. Kenaikan 12 bulan dalam indeks PCE, pengukur inflasi pilihan Federal Reserve, turun menjadi 2,2% dari sebelumnya 2,3%. (knc)

Sumber : Market Watch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.