DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Saham AS flat pasca kebijakan perdagangan yang memicu aksi jual


Tuesday, 26 June 2018 23:47 WIB

Standard & Poor's 500Indeks NasdaqSaham AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_USMARKET_image.jpg

Saham AS berjuang menentukan arah pada Selasa ini, dengan perdagangan indeks utama pada dasarnya flat pada hari karena investor mengkaji aksi jual tajam di sesi sebelumnya, yang dipicu oleh ketidakpastian atas kebijakan perdagangan, faktor yang masih belum terselesaikan.

Ekuitas telah dibuka sedikit lebih tinggi tetapi kemudian kehilangan tenaga, ini menunjukkan skeptisisme yang sedang berlangsung pasca penurunan hari Senin, penurunan sehari paling tajam untuk indeks utama dalam beberapa pekan.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 10 poin menjadi 24.245. Rata-rata indeks blue-chip tetap di bawah rata-rata pergerakan 200 hari, sebuah indikator yang diawasi ketat untuk tren momentum jangka panjang, yang mana ditutup di bawah level terendahnya untuk pertama kalinya sejak Juni 2016 pada hari Senin.

Indeks S&P 500 tidak berubah pada level 2.717. Indeks Nasdaq Composite menambahkan 5 poin ke level 7,536, pergerakan yang kurang dari 0,1%.

Tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 lebih tinggi pada hari itu, meskipun mayotitas pergerakannya gerakannya teredam. Saham teknologi, berada di antara penurunan terbesar pada Senin menyusul laporan upaya baru untuk memblokir investasi dan penjualan China ke perusahaan teknologi AS, naik 0,4%. Sektor industri, yang sangat terkait dengan masalah perdagangan, bertambah 0,3%, meskipun masih turun 2,8% untuk bulan Juni.(yds)

Sumber: Marketwatch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.