DJIA25997.42
LIVE-289.41(-1.10%)
NDX10580.26
LIVE-23.80(-0.22%)

Pengunjuk rasa di Kosovo Menentang Calon Presiden untuk Perdana Menteri


Friday, 29 May 2020 17:54 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_0000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000kosovo.jpg

Para pemrotes yang mendukung Gerakan Penentuan Nasib Sendiri yang berkuasa di Kosovo, atau Vetevendosje !, turun ke jalan Pristina, ibukota, Kamis untuk menentang calon Presiden Hashim Thaci untuk menjadi perdana menteri baru negara itu setelah Mahkamah Konstitusi mengukuhkan keputusannya untuk pencalonan tersebut.

Sebuah poster bertuliskan "Kami ingin pemilihan umum," dan sebuah spanduk bertuliskan, "Di sisi keadilan, bukan presiden."

Arlind Manxhuka, juru bicara Vetevendosje !, mengatakan pertemuan damai beberapa ribu pendukung itu dimaksudkan untuk menunjukkan kemampuan partai untuk mengorganisir protes sambil menghormati pembatasan pandemi coronavirus.

"Mempertimbangkan banyaknya permintaan yang kami terima dari para aktivis dan warga negara untuk mengorganisir protes terhadap perkembangan politik terbaru di negara kami [Kosovo], kami merasa berkewajiban untuk menunjukkan cara di mana sebuah protes akhirnya dapat diadakan dalam kondisi baru ini. Pandemi COVID-19, ”katanya.

Thaci mencalonkan Avdullah Hoti, dari Liga Demokratik Kosovo tengah-kanan, atau LDK, untuk menggantikan Perdana Menteri Albin Kurti, yang kehilangan suara tidak percaya pada Maret. Pemungutan suara itu didorong oleh LDK, yang saat itu merupakan mitra junior dalam mengatur koalisi dengan Vetevendosje!

Gerakan itu berpendapat pencalonan Hoti untuk membentuk pemerintahan baru tidak konstitusional, dengan mengatakan bahwa itu adalah satu-satunya partai yang berhak melakukannya karena ia memenangkan kursi terbanyak dalam pemilihan parlemen Oktober di Kosovo. Lebih lanjut dikatakan bahwa jika tidak dapat membentuk pemerintahan, negara harus mengadakan pemilihan baru.

LDK mengatakan memiliki setidaknya 61 suara di parlemen 120 kursi, yang diperlukan untuk konfirmasi.

Mahkamah Konstitusi Kosovo telah menangguhkan keputusan nominasi hingga 29 Mei.

Sumber: VOA


RELATED NEWS

  • Salah Satu wliayah di Spanyol barat laut kembali memberlakukan karantina wilayah sepekan penuh karena pihak berwenang mengkhawatirkan wabah baru Covid-19, meskipun pemerintah federal telah mengakhiri ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.