DJIA23715.05
LIVE281.48(1.20%)
NDX8238.53
LIVE8.99(0.11%)

Menlu AS Pompeo Temui Pemimpin Baru Oman


Saturday, 22 February 2020 02:10 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_000000000000000000000000000000000000000000000000oman.jpg

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo tiba di Oman hari Jumat (21/2) untuk mengadakan pertemuan dengan pemimpin baru negara itu, Sultan Haitham bin Tariq Al Said.

Pompeo dijadwalkan akan memberikan penghormatan kepada kerabat Sultan Qaboos bin Said, Sultan Oman yang meninggal dunia pada bulan Januari.

Oman memiliki hubungan erat dengan Iran dan Arab Saudi. Pompeo bertolak dari Saudi pada Jumat pagi setelah melakukan lawatan tiga hari.

Pompeo dan Raja Saudi Salman, Kamis (20/2) di Riyadh membahas isu-isu keamanan regional yang ditimbulkan oleh Iran. Pompeo juga bertemu putera mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman.

Ketegangan di kawasan meningkat dramatis bulan lalu setelah AS membunuh seorang jenderal senior Iran.

Arab Saudi, sekutu dekat AS, mendukung upaya-upaya AS untuk menghadapi Iran, tetapi memperingatkan tentang aksi militer setelah beberapa serangan tahun lalu merusak fasilitas minyak di kerajaan itu. Arab Saudi menuduh Iran melancarkan serangan, tuduhan yang disangkal Teheran.

Risiko perang di kawasan berkurang bulan lalu setelah AS dan Iran menahan diri menyusul serangan udara AS di Irak yang menewaskan Jenderal Iran Qassem Soleimani dan Iran menanggapi dengan serangan-serangan misil terhadap pangkalan militer AS yang mencederai lebih dari 100 tentara.

Sebelum lawatannya ke Oman dan Arab Saudi, Pompeo melawat tiga hari di Afrika, bertemu para pemimpin Senegal, Angola dan Ethiopia.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.