DJIA29196.04
LIVE-152.06(-0.52%)
NDX9166.63
LIVE-7.10(-0.08%)

Masa Depan Brexit Dipertaruhkan pada Pemilu Inggris


Thursday, 12 December 2019 23:59 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_000000000pemiluing.jpg

Rakyat Inggris memberikan suara mereka, Kamis (12/12), pada pemilu dini yang kemungkinan akan menghasilkan resolusi yang sudah lama ditunggu-tunggu menyangkut Brexit – keluarnya Inggris dari Uni Eropa sesuai hasil referendum tahun 2016.

PM Inggris Boris Johnson memfokuskan kampanyenya pada slogan “Segera Tuntaskan Brexit.” Ia mengatakan, mayoritas anggota Partai Konservatif di parlemen akan memungkinkannya meloloskan kesepakatan Brexit yang ditolak sebelumnya, dan menyelesaikan proses pemisahan diri dari Uni Eropa itu paling lambat 31 Januari.

Pesaingnya, pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn, mengatakan, jika ia menang, Inggris akan menyelenggarakan referendum baru mengenai apakah rakyat Inggris masih ingin meninggalkan Uni Eropa atau memilih tetap berada dalam blok 28 negara itu.

Johnson mulai menjabat Juli lalu setelah pendahulunya, Theresa May, gagal dalam usahanya memperoleh persetujuan parlemen atas kesepakatan yang dicapainya dengan Uni Eropa. Sewaktu masih menjabat PM, May juga berusaha memperkokoh posisi negosiasi Brexit-nya dengan mengadakan pemilu dini, namun langkah itu malah membuat partainya kehilangan sejumlah kursi.

Jajak-jajak pendapat sebelum pemilu pada hari Kamis (12/12) menyiratkan partai Johnson akan menang, namun persaingan mengetat pada hari-hari terakhir kampanye.

Hasil resmi pemilu diperkirakan akan diketahui pada hari Jumat.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.