DJIA27881.72
LIVE-27.88(-0.10%)
NDX8354.29
LIVE-8.45(-0.10%)

Kepolisian Menyerbu Universitas yang Dibarikade oleh Pengunjuk rasa


Monday, 18 November 2019 10:52 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_0000000000000000000000proteshk.jpg

Ratusan mahasiswa pengunjuk rasa di Hong Kong yang telah membarikade diri mereka di sebuah universitas berusaha untuk melarikan diri dari kampus yang dikepung pada Senin pagi, setelah kebuntuan semalam.

Ketika para siswa berupaya untuk meninggalkan kampus Universitas Politeknik Hong Kong, mereka dikejar oleh polisi yang menembakkan gas air mata. VOA melihat polisi menangkap puluhan mahasiswa, yang ditahan dengan ikatan kawat plastik di pergelangan tangan mereka. Beberapa orang berbaris di depan wartawan ketika mereka dibawa pergi.

Polisi sebelumnya mengatakan mereka menangkap mahasiswa dengan tuduhan terkait kerusuhan.

Tidak jelas berapa banyak mahasiswa yang tetap di kampus atau berapa yang telah ditangkap. Jumlah korban juga tidak jelas. Polisi semalam telah memperingatkan bahwa mereka akan menggunakan kekuatan mematikan jika mereka terus diserang.

Para pengunjuk rasa mahasiswa di Hong Kong terlibat dalam bentrokan sengit dengan polisi di kampus universitas pada Senin pagi dalam apa yang tampaknya merupakan kekerasan terburuk sejak protes anti-pemerintah dimulai lima bulan lalu.

Polisi maju dalam gelombang sepanjang malam, menembakkan gas air mata dan meriam air, ketika pengunjuk rasa melemparkan bom molotov dan senjata lainnya. Pada satu titik, kendaraan polisi lapis baja tampaknya benar-benar terbakar.

Polisi akhirnya mengepung kampus dan memberikan beberapa tenggat waktu bagi pengunjuk rasa untuk keluar dari kampus. Tepat setelah tengah malam waktu setempat, polisi memperingatkan mereka dapat menggunakan tembakan langsung pada pengunjuk rasa jika mereka terus menyerang polisi.

Tidak ada laporan kematian. Sekelompok jurnalis internasional, termasuk beberapa dari VOA, tetap tinggal di kampus, dan banyak yang bersumpah untuk tetap tinggal sampai situasinya terselesaikan.

Sumber: VOA


RELATED NEWS

  • Korea Utara melontarkan penghinaan baru terhadap Presiden Amerika Donald Trump, Senin (9/12), menyebutnya sebagai “orang tua yang lalai dan tidak menentu." Pyongyang menanggapi cuitan Presiden Trump ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.