DJIA27677.79
LIVE28.01(0.10%)
NDX8308.40
LIVE11.87(0.14%)

Erdogan Kecam Sekutu Barat soal Konflik Suriah Jelang Pertemuan dengan Putin


Tuesday, 22 October 2019 17:02 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_0000000000000000000000000000000000000000000000000erdogan.jpg

Presiden Turki meningkatkan tekanannya terhadap sekutu-sekutu Baratnya, ketika akhir dari gencatan senjata yang diminta Amerika semakin mendekat.

Retorika Erdogan yang semakin lantang itu datang menjelang pertemuan penting hari Selasa (22/10) dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sementara tekanan internasional semakin besar terhadap Ankara agar mengakhiri operasi militernya terhadap milisi Kurdi, Erdogan mengecam balik terhadap kritik atas operasi militer Turki di Suriah timur laut.

“Barat berpihak dengan teroris, dan semuanya menyerang kami. Ini termasuk negara-negara NATO dan juga negara Uni Eropa. Bukankah Anda menentang terorisme? Sejak kapan Anda membela mereka?,” demikian kata Erdogan dalam sebuah pidato pada Senin.

Turki awal bulan ini melancarkan Operasi Musim Semi Damai terhadap milisi Kurdi di Suriah, YPG, yang oleh Ankara dianggap sebagai organisasi teroris terkait dengan pemberontakan di dalam negeri Turki.

YPG adalah komponen utama Pasukan Demokrat Suriah, sekutu penting AS dalam perang melawan Negara Islam. Wakil Presiden A.S. Mike Pence menjadi perantara gencatan senjata 120 jam pekan lalu untuk memungkinkan YPG untuk mundur.

Dengan penarikan akan berakhir Selasa malam waktu setempat, Erdogan memperingatkan Washington tentang tanggung jawabnya untuk menegakkannya.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Perancis sedang bersiap menghadapi pemogokan nasional yang rencananya digelar Kamis (5/12) pagi waktu setempat. Mogok massal itu diperkirakan dapat melumpuhkan kegiatan di negara itu. Serikat buruh P...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.