DJIA27690.28
LIVE9.04(0.03%)
NDX8238.16
LIVE-17.73(-0.21%)

Pihak-pihak Oposisi Inggris Telah Menolak Kesepakatan Brexit Terbaru


Friday, 18 October 2019 17:04 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_Global6_1200px-UK_location_in_the_EU_2016.svg.png

Para pemimpin Uni Eropa berharap Parlemen Inggris akan memilih untuk mendukung kesepakatan Brexit terbaru yang akan terjadi sebelum pertemuan anggota parlemen Sabtu, tetapi partai-partai oposisi sudah mengatakan mereka tidak akan melakukannya.

Perdana Menteri Boris Johnson dan Uni Eropa mencapai kesepakatan Kamis pagi, dua minggu sebelum Johnson bersumpah untuk keluar dari Uni Eropa, dengan atau tanpa persetujuan.

Johnson menyebut kesepakatan terbaru itu "hebat" bagi Inggris, rakyatnya, dan Uni Eropa.

"Ada kasus yang sangat baik bagi anggota parlemen di seluruh House of Commons untuk mengekspresikan kehendak demokratis rakyat karena kami telah berjanji berkali-kali untuk melakukan dan menyelesaikan Brexit."

Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker menyebutnya "adil dan seimbang."

Tetapi setiap partai oposisi utama Inggris telah menolaknya dan juga sekutu Johnson, Partai Unionist Demokrat Irlandia Utara.

Kesepakatan terbaru akan menjaga Irlandia Utara sebagai bagian dari pasar tunggal UE untuk perdagangan barang-barang sehingga mereka dapat memasuki Irlandia yang merupakan anggota UE tanpa melalui bea cukai.(mrv)

Sumber: VOA


RELATED NEWS

  • Partai Demokrat di Amerika merayakan kemenangan dalam pemilihan di negara bagian Virginia dan Kentucky yang mungkin dapat menunjukkan masalah bagi Presiden Donald Trump dan upayanya untuk pemilihan ul...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.