DJIA26816.59
LIVE319.92(1.21%)
NDX7843.88
LIVE103.52(1.34%)

Presiden Ukraina: Tak Ada Pemerasan dalam Percakapan dengan Trump


Thursday, 10 October 2019 23:58 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_000000000000000000000000000000000000000presidenukrain.jpg

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan pada Kamis tidak ada "pemerasan" dalam panggilan teleponnya Juli lalu dengan Presiden AS Donald Trump yang sekarang menjadi pusat penyelidikan dakwaan oleh Dewan Perwakilan Rakyat AS yang dipimpin Demokrat.

Dalam konferensi pers yang berlangsung beberapa jam pada Kamis, Zelenskiy berulang kali ditanyai tentang panggilan teleponnya Juli lalu yang sekarang terkenal dan apakah presiden AS telah menyiratkan dia akan memblokir bantuan militer kecuali Kyiv menyelidiki urusan bisnis Hunter Biden, putra saingan politik Trump Joe Biden . Hunter Biden adalah anggota dewan perusahaan energi Ukraina, Burisma.

“Mereka memblokirnya (bantuan militer) bahkan sebelum kami berbicara. Tapi kami tidak menyentuhnya dalam percakapan kami. Pada saat itu saya tidak tahu tentang itu. Saya berbicara dengan menteri pertahanan setelah itu dan dia berkata: "Kami memiliki masalah, mereka telah memblokir uang itu." Tetapi ketika kami berbicara dengan Trump, masalah ini tidak ada sama sekali. Jadi tidak ada pemerasan karena itu sama sekali bukan topik pembicaraan kami, ”kata Zelenskiy kepada wartawan.

Dalam sebuah tweet, Kamis, Trump mengatakan komentar terakhir pemimpin Ukraina itu kepada wartawan "harus segera mengakhiri pembicaraan tentang impeachment."

Menurut komplain dari pelapor, dan transkrip kasar dari panggilan yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, Trump mendesak Zelenskiy untuk membuka penyelidikan ke Biden.

Trump menggambarkan pembicaraannya dengan Zelenskiy sebagai "panggilan sempurna" dan Gedung Putih mengatakan pihaknya menolak untuk berpartisipasi dalam penyelidikan yang dipimpin Demokrat tentang apakah presiden Amerika harus dimakzulkan.

Sumber: VOA


RELATED NEWS

  • Jaksa federal di Jerman telah mengambil alih penyelidikan atas penembakan yang menewaskan dua orang di kota Halle. Tim penuntut federal negara itu menangani kasus-kasus yang kemungkinan melibatkan ak...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.