DJIA26770.20
LIVE-255.68(-0.95%)
NDX7868.49
LIVE-73.65(-0.93%)

Polisi Italia Tangkap Tiga Orang yang Dituduh Siksa Migran di Libya


Tuesday, 17 September 2019 16:40 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_0000000000000000000000000000000000000000000.jpg

Polisi Italia, Pada Senin (16/9) menangkap tiga laki-laki yang dituduh menyiksa dan memeras uang dari para migran di sebuah pusat penahanan Libya.

Jaksa penuntut di Sisilia memerintahkan penangkapan dua warga Mesir dan satu warga Guinea, setelah beberapa orang mengenali mereka sebagai penyiksa mereka.

Ketiganya diduga mengelola kamp migran di bekas pangkalan militer di Zawiya, Libya.

"Saya dipukuli beberapa kali. Saya mengalami penyiksaan yang membekas di tubuh saya," kata seorang migran kepada jaksa penuntut.

Yang lainnya mengatakan sejumlah perempuan diperkosa dan migran yang tidak bisa membayar tebusan dibunuh atau dijual pada pedagang manusia.

Milisi bersenjata bertanggung jawab terhadap banyak kamp migran di Libya, yang menahan orang-orang yang tiba di negara itu dan ingin pergi ke Eropa termasuk yang ditangkap penjaga pantai Libya di Laut Tengah.

Kelompok-kelompok HAM menuntut pemerintah Libya menutup pusat-pusat migran, menyebutnya sebagai tempat-tempat kekerasan dan kemelaratan.

"Investigasi ini mengukuhkan kondisi kehidupan yang tidak manusiawi di tempat yang dikatakan Libya. Dan perlunya tindakan termasuk di tingkat internasional," kata Luigi Patronaggio, kepala jaksa penuntut di kota Agrigento di Sisilia.

Sumber : VOA News


RELATED NEWS

  • Pertempuran di Suriah Timur Laut, Jumat (18/10) terus berlanjut, terlepas adanya perjanjian gencatan senjata yang diperantarai AS. Dentuman keras dan suara tembakan dapat terdengar. Asap tampak membu...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.