DJIA25886.01
LIVE306.62(1.20%)
NDX7604.11
LIVE119.22(1.59%)

Trump Pangkas Bantuan ke Amerika Tengah Atas Maraknya Kedatangan Migran


Tuesday, 18 June 2019 23:43 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_000001111111imigran.jpg

Pemerintahan Trump hari Senin mengumumkan rencana untuk memangkas bantuan ratusan juta dolar kepada El Salvador, Guatemala dan Honduras. Berita itu muncul setelah Presiden Amerika Donald Trump mengkritik ribuan migran Amerika Tengah yang datang ke Amerika untuk mencari suaka di perbatasan Amerika dengan Meksiko.

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Amerika Morgan Ortagus mengatakan dana untuk program-program di negara-negara itu tidak akan disediakan sampai pemerintah puas bahwa pemerintah-pemerintah itu mengambil tindakan nyata dalam mengurangi jumlah migran yang datang ke Amerika.

Menurut kantor berita Reuters, anggota DPR mengatakan, pemerintah memberitahu mereka bahwa mereka akan merealokasi bantuan 370 juta dolar ke Amerika Tengah yang telah disetujui anggota DPR untuk tahun fiskal 2018, dan menangguhkan tambahan 180 juta dolar yang disetujui Kongres untuk tahun fiskal 2017.

Anggota DPR mendesak pemerintah membatalkan rencana itu, khawatir berakhirnya bantuan Amerika hanya akan memperburuk kemiskinan yang merajalela, ketidakstabilan politik yang mengakar dan ketidakamanan yang meluas di El Salvador, Honduras dan Guatemala, yang secara kolektif dikenal sebagai "Segitiga Utara."

Veronica Escobar, anggota DPR fraksi Demokrat dari Texas, yang mewakili kota perbatasan El Paso, Texas, mengatakan di Twitter bahwa strategi pemerintahan Trump itu menimbulkan ketidakstabilan.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Korea Utara telah meluncurkan lagi serangkaian senjata jarak pendek ke perairan di lepas pantai timurnya, lapor militer Korea Selatan. Ini tampaknya menunjukkan luapan kemarahan terbaru Pyongyang atas...
  • Dua pejabat intelijen Washington mengakhiri jabatannya pada Kamis (15/8), meninggalkan badan intelijen nasional AS di tangan pejabat sementara, Presiden AS Donald Trump pun melanjutkan seleksi untuk k...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.