DJIA27864.98
LIVE-69.04(-0.25%)
NDX8336.14
LIVE-2.60(-0.03%)

AS Jamin Jalur Pelayaran di Selat Hormuz


Monday, 17 June 2019 10:39 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_GLOBAL2_d0240c93fe6af91bd2304705f9dbdd622d739cd5.jpg

Amerika mengatakan akan “menjamin kebebasan navigasi” bagi pelayaran melalui Selat Hormuz lewat perundingan diplomatik atau intervensi militer, dan kembali menegaskan bahwa “tidak salah lagi” Iran yang melancarkan serangan-serangan terhadap dua kapal tanker yang berlayar melalui jalur sempit itu minggu lalu.

Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo dalam “Fox News Sunday” mengatakan, “Ini merupakan serangan Republik Islam Iran terhadap pelayaran komersial di jalur bebas navigasi agar selat itu tidak dilalui.”

Diplomat tertinggi Amerika itu mengatakan Amerika tidak menginginkan perang dengan Iran, tetapi akan memastikan keamanan pelayaran di jalur yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman itu, suatu kawasan perairan berbentuk kait yang dilayari kapal-kapal pemasok sepertiga minyak dunia.

“Amerika akan memastikan bahwa kami akan mengambil seluruh langkah yang diperlukan, diplomatik dan lainnya; untuk mencapai tujuan itu,” ujarnya pada Fox.

Sementara dalam acara lain di CBS News “Face the Nation,” Pompeo mengatakan jika perlu AS akan melakukan intervensi militer.

Iran menyangkal tuduhan Amerika bahwa pihaknya yang bertanggungjawab atas serangan terhadap kapal Jepang dan Norwegia – yang sedang membawa minyak dan lainnya membawa bahan kimia – itu.

Presiden perusahaan Jepang yang mengoperasikan kapal tanker “Kokuka Courageous” mengatakan ia melihat sesuatu terbang menuju kapal itu dan tidak percaya bahwa kapal itu diserang dengan torpedo atau ranjau.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Parlemen India pada hari Selasa memperdebatkan udara beracun yang mengancam kehidupan 48 juta orang di wilayah ibu kota, dengan para pemimpin oposisi menuntut pembentukan panel parlemen untuk memperba...
  • Korea Utara pada Senin (18/11) mengatakan meskipun memandang "positif," keputusan AS menunda latihan militer bersama dengan Korea Selatan pemberlakuan resolusi PBB yang mengecam catatan HAM Korea Utar...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.