DJIA26203.68
LIVE241.24(0.93%)
NDX7733.22
LIVE68.75(0.90%)

Pakistan: Peningkatan Konflik Bisa Gagalkan Upaya Perdamaian di Afghanistan


Friday, 19 April 2019 11:03 WIB

Global


c_740_198_16777215_00_images_assets_TOKOH2_Mohammad-Faisal.jpg

Pakistan hari Kamis (18/4) memperingatkan bahwa peningkatan konflik bisa menggagalkan usaha perdamaian pimpinan Amerika di Afghanistan, tapi tidak mengutuk permulaan serangan musim semi yang dilancarkan Taliban di Afghanistan.

Taliban mengumumkan musim serangan baru Jumat lalu di tengah harapan akan tercapainya perundingan langsung dengan Amerika. Perundingan dengan Amerika itu tadinya diharapkan akan mencegah serangan Taliban yang biasa dimulai pada musim semi, dalam perang yang telah memasuki tahun ke-18.

Perunding utama Amerika Zalmay Khalilzad dengan cepat mengutuk serangan itu, karena katanya tidak akan mendorong perundingan damai. Ia juga menyerukan kepada Pakistan, Qatar, Rusia, China dan Iran supaya melakukan hal yang sama.

Juru bicara Kementerian LN Pakistan, Mohammed Faisal mengatakan prospek perdamaian di Afghanistan tampak semakin cerah setelah diadakannya perundingan langsung antara Amerika dan Taliban.

Pakistan sejak lama mengatakan bahwa penggunaan kekuatan militer untuk melawan Taliban, atau usaha memperlakukan kelompok itu sebagai “bukan entitas Afghanistan” tidak akan membantu penyelesaian damai.

Sumber : VOA


RELATED NEWS

  • Presiden Perancis Emanuel Macron bertemu dengan presiden Rusia Vladimir Putin di tempat peristirahatan Macron di Perancis selatan, membahas berbagai masalah dunia termasuk konflik di Ukraina, Iran dan...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.