DJIA29237.81
LIVE-160.27(-0.55%)
NDX9615.91
LIVE-7.67(-0.08%)

Australia Pertahankan Suku Bunga Acuannya Tidak Berubah


Tuesday, 5 November 2019 10:50 WIB

RBAEkonomi AustraliaReserve Bank of AustraliaPhilip Lowe


c_740_198_16777215_00_images_assets_EKONOMI3_RBA-845x321.jpg

Australia mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Selasa, berspekulasi bahwa kenaikan harga properti akan meningkatkan kekayaan dan kepercayaan rumah tangga dan membuat konsumen lebih bersedia untuk membelanjakan uang tunai mereka.

Kepala Reserve Bank Philip Lowe dan dewannya meninggalkan suku bunga tidak berubah pada 0,75% di Sydney karena mereka memantau dampak berkelanjutan dari tiga pengurangan sejak Juni. Keputusan itu diprediksi oleh pasar uang dan ekonom dan muncul ketika para pembuat kebijakan berjuang untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menyalakan kembali inflasi.

"Mengingat perkembangan global dan bukti kapasitas cadangan dalam ekonomi Australia, masuk akal untuk mengharapkan bahwa periode panjang suku bunga rendah akan diperlukan di Australia," kata Gubernur Lowe dalam sebuah pernyataan yang mengumumkan keputusan tersebut. Dewan "siap untuk melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut jika diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan."

Australia memperoleh ruang bernafas yang sangat dibutuhkan dalam siklus pelonggarannya ketika Federal Reserve mengisyaratkan minggu lalu bahwa mereka sedang menghentikan penurunan suku bunga. Hal itu kemungkinan akan mendinginkan tekanan pada dolar Australia yang telah diperjuangkan Lowe untuk menjaga agar para eksportir negaranya kompetitif dan dapat membuka lowongan pekerjaan.

Sementara tiga perempat poin persentase penurunan suku bunga RBA - sama dengan The Fed - dan potongan pajak pemerintah Australia telah gagal mengangkat semangat konsumen yang lesu, pelonggaran kebijakan moneter telah menjadi keuntungan bagi perumahan.

Harga di Melbourne melonjak 2,3% pada Oktober, kenaikan bulanan terbesar dalam hampir 10 tahun, dan telah melonjak 6% sejak mencapai titik terendah pada Mei. Sydney tidak jauh di belakang, naik 1,7% bulan lalu dan rebound 5,3% sejak Mei.

Namun efek kekayaan belum diterjemahkan ke dalam sentimen yang lebih baik: kepercayaan konsumen telah turun dalam empat dari lima bulan sejak RBA melanjutkan pelonggaran; penjualan ritel, sementara itu, tertekan dan naik hanya 0,2% pada bulan September dari tahun sebelumnya dan benar-benar turun 0,1% dalam hal volume pada kuartal ketiga.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.