DJIA27691.49
LIVE10.25(0.04%)
NDX8241.91
LIVE-13.98(-0.17%)

Powell: Inflasi Lemah Bisa Lebih Persisten Dari Yang Diantisipasi Fed Saat Ini


Wednesday, 10 July 2019 21:00 WIB

Fiskal & MoneterJerome Powell


c_740_198_16777215_00_images_assets_00000000powell.jpg

Dalam pernyataan yang disiapkan sebelumnya yang akan disampaikan dalam kesaksian setengah tahunan kepada Kongres, Jerome Powell, Ketua Dewan Gubernur Federal Reserve System, menegaskan bahwa the Fed akan bertindak 'sebagaimana mestinya' untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi AS.

Reaksi awal terhadap pernyataan Powell, Indeks Dolar AS berbalik turun 0,25% hari ini di 97,25. Berikut adalah beberapa kutipan penting, melalui Reuters.

"Tampaknya ketidakpastian perdagangan dan kekhawatiran seputar ekonomi global terus membebani prospek ekonomi AS --kesaksian yang sudah dipersiapkan sebelumnya."

"Prospek dasar untuk pertumbuhan ekonomi AS tetap solid, pasar tenaga kerja tetap kuat dan inflasi bergerak kembali ke target 2% bank sentral."

"Ada risiko inflasi lemah akan lebih persisten daripada yang diantisipasi Fed saat ini."

"Pertumbuhan ekonomi AS tampaknya telah melambat di kuartal kedua; momentum ekonomi tampaknya telah melambat di beberapa ekonomi asing utama dalam beberapa bulan terakhir."

"Pertumbuhan investasi bisnis tampaknya telah melambat terutama; mungkin mencerminkan kekhawatiran seputar ketegangan perdagangan dan pertumbuhan global yang lebih lambat."

"Pertumbuhan belanja konsumen lemah pada kuartal pertama tetapi data menunjukkan telah bangkit kembali dan berjalan dengan kecepatan yang solid."

"Tantangan jangka panjang ekonomi termasuk utang federal yang tinggi dan meningkat dan stagnasi relatif dari pendapatan menengah dan rendah." (Tgh)

Sumber : FXstreet


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.