DJIA25886.01
LIVE306.62(1.20%)
NDX7604.11
LIVE119.22(1.59%)

Powell Mensinyalir Keterbukaan untuk Memangkas Suku Bunga Jika Dibutuhkan Terkait Ketegangan Perdagangan


Tuesday, 4 June 2019 23:17 WIB

Federal ReserveThe FedJerome Powell


c_740_198_16777215_00_images_assets_ECONOMY2_181127-jerome-powell.jpg

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengisyaratkan keterbukaan untuk memangkas suku bunga jika perlu, berjanji untuk terus mencermati dampak dari serangkaian pertikaian yang semakin dalam antara AS dan mitra dagang terbesarnya.

Mengacu pada "negosiasi perdagangan dan hal-hal lain," Powell mengatakan bahwa "kita tidak tahu bagaimana atau kapan masalah ini akan diselesaikan," menurut teks pidato yang akan disampaikannya Selasa di Chicago.

"Kami sedang memantau dengan seksama implikasi dari perkembangan ini terhadap prospek ekonomi AS dan, seperti biasa, kami akan bertindak sesuai untuk mempertahankan ekspansi, dengan pasar tenaga kerja yang kuat dan inflasi di dekat tujuan simetris 2% kami," kata Powell dalam pidato pembukaan pada sebuah konferensi di Chicago Fed.

Investor telah secara agresif meningkatkan spekulasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga tahun ini setelah Presiden Donald Trump memperbesar ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung ketika ia mengancam pekan lalu untuk memberikan tarif baru di Meksiko kecuali jika mereka dapat membendung aliran migran ke AS. Imbal hasil pada obligasi 10-tahun US Treasury Senin turun di bawah 2,1%, terendah sejak September 2017.

Pidato Powell sebagian besar didedikasikan untuk tujuan The Fed selama setahun untuk meninjau strategi kebijakan moneter, alat dan praktik komunikasi.

"Dengan pertumbuhan ekonomi, pengangguran rendah, dan inflasi rendah dan stabil, ini merupakan waktu yang tepat untuk melibatkan masyarakat secara luas tentang topik-topik ini," kata Powell.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.