DJIA27171.90
LIVE17.70(0.07%)
NDX7905.12
LIVE70.22(0.90%)

ECB dorong kenaikan suku bunga, menawarkan pinjaman pada sektor perbankan


Thursday, 7 March 2019 22:20 WIB

EropaBank Sentral Eropa ECB


c_740_198_16777215_00_images_assets_EUROPE_0OR_20170831045814.jpg

Bank Sentral Eropa mengubah taktiknya pada rencana pengetatan pada hari Kamis, yang mendorong waktu kenaikan suku bunga pasca-krisis pertama hingga 2020 di awal dan menawarkan putaran pinjaman baru yang murah kepada bank-bank guna membantu menghidupkan kembali ekonomi zona euro.

Langkah yang lebih berani dari yang diperkirakan datang pada Federal Reserve AS dan bank sentral lainnya di seluruh dunia yang juga menahan kenaikan suku bunga. Ini menggarisbawahi bagaimana perang perdagangan global, ketidakpastian Brexit, dan kekhawatiran utang di Italia berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi di seluruh Eropa.

Sementara bank sebelumnya mengatakan suku bunga akan tetap pada rekor level rendahnya selama musim panas, dikatakan sekarang hanya mengharapkan akan tetap bertahan "setidaknya hingga akhir 2019".

ECB sekarang melihat pertumbuhan zona euro hampir 1,1 persen tahun ini, dibandingkan dengan 1,7 persen yang diproyeksikan pada bulan Desember.

Selain itu, ia merilis Operasi Refinancing Jangka Panjang Bertarget ketiga (TLTRO III) yang terdiri dari pinjaman dua tahun yang sebagian bertujuan membantu bank-bank menggulirkan 720 miliar euro dalam TLTRO yang ada dan dengan demikian menghindari tekanan kredit yang dapat memperburuk pelambatan ekonomi.

Bank-bank komersial sudah mulai membatasi kredit dalam menghadapi penurunan output industri dan ekspor.

Seperti dilaporkan oleh Reuters, pinjaman baru akan membawa tingkat bunga mengambang terkait dengan operasi refinancing utama ECB, yang saat ini ditetapkan pada nol. (yds)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.