DJIA23715.05
LIVE281.48(1.20%)
NDX8238.53
LIVE8.99(0.11%)

Kepercayaan Investor Jerman Turun Di Tengah Bahaya Virus Corona


Tuesday, 18 February 2020 17:26 WIB

ZEWGerman Business SentimentGerman Investor Confidence


c_740_198_16777215_00_images_assets_Graph_germanysurvey-july16-lt.jpg

Investor telah jatuh kembali ke suasana suram atas ekonomi Jerman di tengah kekhawatiran wabah koronavirus di China yang mengganggu perdagangan global.

Ekspektasi Indeks ZEW untuk enam bulan ke depan menurun menjadi 8,7 pada bulan Februari, bahkan di bawah perkiraan yang paling pesimistis dalam survei Bloomberg. Jajak pendapat menunjukkan indeks kepercayaan memudar bahwa ekonomi terbesar Eropa dapat membendung resesi manufaktur yang telah berlangsung lebih dari setahun.

"Perkembangan ekonomi agak rapuh saat ini," kata Presiden ZEW Achim Wambach dalam sebuah pernyataan. Prospek untuk sektor-sektor intensif ekspor telah memburuk "dengan tajam" sebagai akibat dari wabah virus, katanya.

Bundesbank mengatakan pada hari Senin bahwa saat ini tidak ada tanda-tanda bahwa momentum pertumbuhan di ekonomi terbesar Eropa akan meningkat pada kuartal saat ini setelah datar pada akhir 2019.

Ini menggambarkan virus mematikan sebagai "risiko penurunan siklus" untuk Jerman dan perusahaan-perusahaannya, yang mana China merupakan pasar penting dan merupakan bagian integral dari rantai pasokan manufaktur. Tetap saja, permintaan domestik dan konstruksi harus terus mendukung ekonomi untuk saat ini, kata Bundesbank.

Ekspektasi untuk area euro yang lebih luas juga memburuk, laporan ZEW menunjukkan. Pekan lalu, Kepala Ekonom Bank Sentral Eropa Philip Lane mengatakan ekonomi bahwa kawasan itu bisa mengalami "pukulan jangka pendek yang cukup serius."

Sementara survei bulan ini tidak menampilkan pertanyaan spesifik tentang dampak virus korona, lembaga ZEW yang berbasis di Mannheim berencana untuk menanyakannya bulan depan. Survei berlangsung dari 10-17 Februari.(Arl)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

  • Ekonomi AS memangkas 701.000 pekerjaan dalam bulan hingga pertengahan Maret, pemerintah mengatakan dalam laporan pasar tenaga kerja bulanan yang sebagian besar mendahului segala dampak dari pandemi Co...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.