DJIA26935.07
LIVE-159.72(-0.59%)
NDX7823.55
LIVE-78.24(-0.99%)

Perusahaan Jerman Bersiap untuk Resesi Ekonomi Karena Menurunnya Pesanan


Thursday, 22 August 2019 14:47 WIB

Ekonomi JermanGerman Flash Manufacturing PMI


c_740_198_16777215_00_images_assets_12Jermanpesanan-industri-jerman-jatuh-eurusd-melemah-284769-272.jpg

Merosotnya buku pesanan dan ekspektasi untuk penurunan perusahaan sinyal output di ekonomi terbesar Eropa sedang bersiap untuk kemungkinan resesi.

Indeks manufaktur Jerman menyusut untuk bulan kedelapan pada Agustus, hampir tidak diimbangi dengan layanan yang masih solid, menurut IHS Markit. Secara keseluruhan kepercayaan bisnis menurun dan pesanan merosot untuk ketiga kalinya dalam empat bulan terakhir. Indeks Manajer Pembelian berada di angka 51,4, mendekati level terendahnya dalam enam tahun terakhir.

PDB menurun pada periode April-Juni, dan tanda-tanda terus-menerus dari pelemahan di pembangkit tenaga listrik Eropa - terutama didorong oleh meningkatnya ketegangan perdagangan global dan melambatnya permintaan di China - tidak menjadi pertanda baik untuk harapan bahwa kawasan euro akan mengalami rebound nanti tahun ini.

Para pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa telah mulai meletakkan dasar untuk menambah stimulus moneter, dan diperkirakan akan memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya dalam tiga minggu.

Menurut laporan itu, jumlah perusahaan yang mengharapkan produksi turun selama 12 bulan ke depan melebihi mereka yang memperkirakan kenaikan untuk pertama kalinya dalam hampir lima tahun. Jaminan simpanan pekerjaan turun selama 10 bulan berturut-turut.

Perusahaan juga memperlambat perekrutan. Sementara pertumbuhan pekerjaan dalam layanan masih solid, lapangan kerja di bidang manufaktur menurun pada laju tercepatnya dalam tujuh tahun terakhir. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

  • Penjualan ritel UK turun 0,2% pada bulan Agustus, karena gain bulan sebelumnya dari Amazon Prime Day berbalik dengan penurunan ritel non-toko. Ekonom yang disurvei oleh FactSet memperkirakan penurunan...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.