DJIA22653.86
LIVE-26.13(-0.12%)
NDX8049.31
LIVE-32.35(-0.40%)

Minyak Pangkas Gain Seiring Investor Menunggu Untuk Melihat Apakah Stimulus Karena Coronavirus Dapat Bekerja


Thursday, 19 March 2020 13:20 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_UzXV5FbCaF.jpg

Harga minyak naik pada hari Kamis tetapi memangkas kenaikan awal seiring para investor mencoba menilai seberapa efektif stimulus besar-besaran oleh bank sentral dalam menopang ekonomi global karena gejolak pandemi coronavirus semakin dalam.

Melawan kepanikan menjual di pasar keuangan lainnya, minyak mentah Brent (LCOc1) naik 37 sen, atau 1,1% ke level $ 25,25 per barel pada pukul 03:55 GMT, setelah sebelumnya naik ke level $ 27,19. Minyak global merosot 13% pada hari Rabu di hari ketiga penjualan tanpa henti.

Minyak AS (CLc1) menguat $ 1,44, atau 7,1%, ke level $ 21,81 setelah melonjak hampir 20% sebelumnya. Benchmark AS turun hampir 25% di sesi sebelumnya.

Di antara langkah-langkah terbaru oleh bank sentral utama untuk mencoba mengurangi kemerosotan ekonomi dan keuangan dari epidemi, Bank Sentral Eropa memulai skema pembelian obligasi darurat senilai 750 miliar euro ($ 820 miliar) setelah pertemuan yang tidak dijadwalkan pada hari Rabu. (knc)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.