DJIA22653.86
LIVE-26.13(-0.12%)
NDX8049.31
LIVE-32.35(-0.40%)

Minyak Turun Karena Persediaan AS Melonjak, OPEC Mempertimbangkan Pertemuan Lebih Awal


Thursday, 30 January 2020 03:59 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_LYNXMPEB2M052_L.jpg

Pejabat OPEC dalam mode krisis, berencana untuk memajukan pertemuan pada bulan Maret mereka sebulan sebelumnya. Tapi itu masih tidak banyak membantu harga minyak pada hari Rabu karena lonjakan besar dalam stok minyak mentah mingguan AS menyarankan pasar kelebihan pasokan.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) yang diperdagangkan di New York, patokan minyak mentah AS, menetap lebih rendah 15 sen, atau 0,3%, ke level $ 53,33. WTI rebound hanya 0,6% pada hari Selasa, setelah hampir empat bulan menyentuh level terendah $ 52,16 pada awal pekan.

Brent, patokan global yang diperdagangkan di London untuk minyak mentah, naik 30 sen, atau 0,5%, pada level $ 59,81. Brent naik 0,3% di sesi sebelumnya, setelah jatuh ke level $ 57,74 pada hari Senin, level terendah sejak 8 Oktober.

Pada penutupan hari Rabu, WTI turun hampir 13% selama bulan Januari, penurunan terbesar sejak Mei lalu. Brent menunjukkan kerugian hampir 10%, juga menuju kinerja terburuk sejak Mei. Penurunan harga minyak bulan ini telah meningkat oleh coronavirus, yang telah menewaskan lebih dari 130 orang dan menginfeksi 6.000 lainnya di China, pembeli minyak mentah terbesar di dunia.

Administrasi Informasi Energi melaporkan pada hari Rabu sebelumnya bahwa stok minyak mentah AS naik 3,5 juta barel minggu lalu, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk membangun hanya sekitar 480.000 barel. Lonjakan terjadi ketika kilang berjalan turun menjadi hanya 87% dari kapasitas untuk minggu yang berakhir 24 Januari, dibandingkan tingkat sebelumnya hanya 90% untuk minggu ke 17 Januari. (knc)

Sumber : Investing.com


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.