DJIA29186.27
LIVE-9.77(-0.03%)
NDX9188.58
LIVE21.95(0.24%)

Minyak Stabil di Dekat 12-Minggu Tertinggi Ditengah Menyusutnya Stok, Kekhawatiran Perdagangan


Tuesday, 10 December 2019 19:34 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_12Oiill150330b.png

Minyak stabil di dekat level 12-minggu tertinggi di New York, didukung oleh tanda-tanda menyusutnya persediaan minyak mentah AS yang belum ditutup oleh berlanjutnya alasan dalam perang perdagangan antara AS-China.

Minyak West Texas Intermediate (WTI) berjangka sedikit berubah, setelah sempat melonjak pada tanda-tanda kepercayaan ekonomi di Jerman. Stok minyak mentah AS turun 2,5 juta barel pekan lalu, survei Bloomberg menunjukkan sebelum data pemerintah yang dirilis hari Rabu. Gedung Putih dijadwalkan untuk mengenakan tarif lebih lanjut senilai $ 160 miliar untuk barang-barang China pada hari Minggu, meskipun Sekretaris Pertanian Sonny Perdue mengatakan itu tidak mungkin diterapkan.

Minyak ditutup pada level tertinggi sejak pertengahan September pada hari Jumat setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya mengejutkan pasar dengan penurunan output yang lebih dalam dari yang diperkirakan. Perhatian kini telah kembali ke perang dagang AS-Tiongkok yang berkepanjangan dan apakah kedua pihak dapat mencapai kesepakatan fase-satu yang sangat digemari.

WTI untuk pengiriman Januari naik 2 sen ke level $ 59,04 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:56 pagi di London. Kontrak ditutup 18 sen lebih rendah pada hari Senin setelah melonjak 7,3% minggu lalu.

Brent untuk penyelesaian Februari naik 1 sen ke level $ 64,26 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London setelah tergelincir 0,2% pada hari Senin. Minyak mentah patokan global diperdagangkan pada $ 5,32 premium untuk WTI pada bulan yang sama. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.