DJIA22653.86
LIVE-26.13(-0.12%)
NDX8049.31
LIVE-32.35(-0.40%)

Minyak Menuju Penurunan Mingguan Karena Tanda-Tanda Pasokan Global yang Memadai


Friday, 15 November 2019 19:03 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_UzXV5FbCaF.jpg

Minyak menuju penurunan mingguan karena meningkatnya persediaan minyak mentah AS dan produksi baru di tempat lain mengisyaratkan bahwa pasar global akan tetap dipasok dengan nyaman.

Kontrak berjangka tergelincir 0,5% di New York, membawa kerugian minggu ini menjadi 1,3%. Data pemerintah AS menunjukkan stok meningkat 2,22 juta barel pekan lalu karena produksi naik ke rekornya, sementara Badan Energi Internasional mengatakan pasokan baru dari Amerika dan seterusnya akan terus "menenangkan" pasar dunia pada tahun 2020. OPEC memberikan sinyal lebih lanjut bahwa itu tidak akan meningkatkan upaya untuk mendukung harga.

Minyak turun 15% sejak rekornya pada bulan April karena perang perdagangan antara Beijing dan Washington atas permintaan perdagangan dan persediaan global membengkak. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak telah mengindikasikan tidak akan memangkas produksi lebih dalam untuk mencegah surplus yang akan datang dan memperkirakan pasokan di seluruh dunia akan melampaui permintaan sekitar 645.000 barel per hari di paruh pertama tahun berikutnya.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember turun 28 sen ke level $ 56,49 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:39 pagi waktu London. Kontrak turun 35 sen menjadi $ 56,77 pada hari Kamis.

Brent untuk penyelesaian Januari turun 48 sen, atau 0,8%, ke level $ 61,80 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. Kontrak turun 1,1% minggu ini. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada $ 5,19 premium untuk WTI pada bulan yang sama. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.