DJIA22653.86
LIVE-26.13(-0.12%)
NDX8049.31
LIVE-32.35(-0.40%)

Minyak Naik Karena Tanda-Tanda Penurunan Pasokan AS, Outlook Serpihan OPEC


Thursday, 14 November 2019 18:49 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_c20b4f86-d097-431f-83eb-ef06f6d8464f_169.jpg

Minyak naik untuk hari kedua setelah sebuah laporan industri menunjukkan penurunan dalam persediaan AS, dan ketika OPEC mengatakan melihat potensi perlambatan "tajam" dalam produksi serpih Amerika tahun depan.

Kontrak berjangka bertambah 1,1% di New York. Harapan bahwa pemerintah AS akan melaporkan bahwa peningkatan persediaan minyak mentah pekan lalu mereda setelah data dari American Petroleum Institute, sebuah badan industri, mengisyaratkan bahwa stok turun 541.000 barel. Sementara itu, Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan kemungkinan akan ada revisi ke bawah untuk shale output AS menuju 2020.

Prediksi OPEC muncul setelah produsen serpih besar Amerika termasuk Pioneer Natural Resources Co. memperingatkan bahwa ledakan serpih berakhir, meskipun EIA meningkatkan perkiraan produksinya untuk tahun depan pada hari Rabu. Organisasi Negara Pengekspor Minyak juga mengatakan pihaknya melihat kemungkinan peningkatan permintaan, terutama jika AS dan China mencapai kesepakatan perdagangan awal.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember naik 58 sen, atau 1%, ke level $ 57,70 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:32 pagi di London. Itu menetap 32 sen lebih tinggi di level $ 57,12 pada hari Rabu.

Brent untuk Januari naik 68 sen, atau 1,1%, ke level $ 63,05 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London setelah naik 0,5% pada hari Rabu. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada $ 5,22 premium untuk WTI pada bulan yang sama. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.