DJIA22653.86
LIVE-26.13(-0.12%)
NDX8049.31
LIVE-32.35(-0.40%)

Minyak Menuju Pekan Terburuknya Dalam Sebulan Terakhir Karena Membengkaknya Pasokan


Friday, 1 November 2019 09:29 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_sanleon.jpg

Minyak menuju kerugian mingguan terbesarnya dalam sebulan terakhir karena membengkaknya stok di Amerika dan keraguan baru atas kesepakatan perdagangan jangka panjang antara AS dan China yang menyarankan pasokan akan tetap melampaui permintaan.

Kontrak berjangka beringsut lebih tinggi di New York pada hari Jumat, tetapi turun 4,1% minggu ini. Pejabat China memperingatkan mereka tidak akan bergeming pada masalah paling sulit dan waspada terhadap impulsif Presiden Donald Trump bahkan ketika kedua belah pihak hampir menandatangani perjanjian awal, orang-orang yang akrab dengan masalah tersebut mengatakan. Persediaan minyak mentah AS naik lebih dari perkiraan minggu lalu dan laporan JBC Energy menunjukkan produksi Arab Saudi rebound ke level normal pada Oktober.

Pasokan minyak fisik yang cukup pada saat perang perdagangan melemahkan pertumbuhan ekonomi global yang memberikan tekanan pada Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutu untuk mengurangi produksi lebih lanjut untuk menopang harga. Namun, tanda-tanda bahwa Rusia waspada akan lebih banyak pemotongan, mungkin berarti Arab Saudi dan negara-negara Teluk harus melakukannya sendiri.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember naik 18 sen, atau 0,3%, ke level $ 54,36 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:50 pagi di Singapura. Kontrak kehilangan 1,6% pada hari Kamis, hanya berhasil memperoleh kenaikan 0,2% pada bulan Oktober.

Brent untuk pengiriman Januari bertambah 7 sen ke level $ 59,69 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. Kontrak Desember turun 0,6% karena berakhir pada hari Kamis. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi $ 5,27 ke WTI untuk bulan yang sama. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.