DJIA22653.86
LIVE-26.13(-0.12%)
NDX8049.31
LIVE-32.35(-0.40%)

Minyak Turun Seiring Pasar Menunggu Isyarat Lebih Lanjut Tentang Produksi Saudi


Tuesday, 24 September 2019 08:31 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_crude-oil-shipping-1.jpg

Minyak berjangka melayang lebih rendah di perdagangan Asia pada Selasa ini, karena para pedagang mengkaji laporan yang bertentangan tentang seberapa cepat Arab Saudi akan dapat mengembalikan produksinya yang hilang, sementara data ekonomi yang lembut membayangi prospek permintaan global.

Kontrak berjangka di New York 0,5% lebih rendah, setelah naik 1% pada hari Senin. Arab Saudi, yang telah menegaskan akan mengembalikan semua kehilangan produksinya pada akhir September setelah terjadinya serangan terhadap fasilitas minyak mereka, tentu saja untuk memenuhi janji tersebut, menurut Reuters. Itu terjadi setelah Wall Street Journal pada akhir pekan mengatakan perbaikan di pabrik yang rusak mungkin memakan waktu "berbulan-bulan." Sementara itu, kekhawatiran atas permintaan yang menurun kembali setelah indeks manufaktur utama Eropa mengalami penurunan terburuk sejak krisis keuangan.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman November turun 30 sen ke level $ 58,34 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 8:20 waktu Sydney. Minyak WTI untuk bulan November naik 55 sen ke level US $ 58,64 per barel pada hari Senin.

Minyak mentah Brent untuk November menguat 49 sen ke level US $ 64,77 per barel di ICE Futures Europe Exchange. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.