DJIA22653.86
LIVE-26.13(-0.12%)
NDX8049.31
LIVE-32.35(-0.40%)

Minyak Stabil Di Tengah Ketegangan Perdagangan Global, Stok Membengkak


Wednesday, 8 May 2019 07:46 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_1035280ThinkstockPhotos-176866696780x390.jpg

Minyak stabil di level yang lebih rendah setelah mengalami penurunan tajam pada hari Selasa di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dan China dan sebuah laporan yang menunjukkan kenaikan lebih lanjut untuk stok minyak mentah AS.

Minyak mentah berjangka AS naik 0,2 persen, setelah penurunan 1,4 persen di sesi Selasa. Minyak mentah berjangka Brent tergelincir di bawah $ 70 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari sebulan terakhir, karena investor resah tentang potensi kemerosotan pada ekonomi global setelah akhir pekan Presiden Donald Trump mengatakan tentang menaikkan pungutan pada barang-barang China mendorong ancaman pembalasan dari negara Asia.

Stok minyak mentah Amerika meningkat 2,81 juta barel pekan lalu, menurut American Petroleum Institute yang didukung industri, tetapi persediaan bensin turun sekitar jumlah yang sama, dalam tanda-tanda bullish untuk permintaan. Statistik resmi pemerintah akan dirilis pada hari Rabu.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni naik 14 sen ke level $ 61,54 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 8:23 pagi waktu Sydney. Minyak WTI untuk bulan Juni turun 85 sen menjadi menetap di level $ 61,40 pada hari Selasa

Brent untuk pengiriman Juli ditutup pada level $ 69,88 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London, penyelesaian terendah sejak 4 April. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.