DJIA22653.86
LIVE-26.13(-0.12%)
NDX8049.31
LIVE-32.35(-0.40%)

Minyak Terus Mendorong Lebih Tinggi Karena Output OPEC Turun untuk Bulan Keempat


Tuesday, 2 April 2019 13:52 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_1420585ThinkstockPhotos-488688416780x390.jpg

Minyak menambah kenaikan terbesarnya dalam lebih dari dua minggu terakhir setelah bukti baru dari tekad koalisi OPEC + untuk memangkas produksi dan krisis yang semakin dalam di Venezuela mendukung prospek kenaikan harga.

Kontrak berjangka di New York naik sebanyak 0,7 persen setelah melonjak 2,4 persen di sesi sebelumnya. Produksi minyak mentah OPEC turun untuk bulan keempat di bulan Maret, data menunjukkan hari Senin. Pemadaman listrik di Venezuela semakin menekan pasokan, sementara stok AS mungkin turun 900.000 barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum angka resmi jatuh tempo pada hari Rabu.

Harga minyak telah menguat sekitar 36 persen tahun ini karena efektivitas pemotongan produksi yang dipimpin Arab Saudi, serta tanda-tanda baru-baru ini terhadap prospek pertumbuhan global mungkin tidak seburuk yang dikhawatirkan sebelumnya. Pengurangan output, yang akan berakhir pada Juni, dapat dengan mudah diperpanjang, Menteri Perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh mengatakan pada hari Senin di Moskow setelah bertemu dengan rekannya dari Rusia.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan Mei naik 16 sen ke level $ 61,75 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 2:30 siang di Singapura. Ini naik sebanyak 43 sen sebelumnya dan mencapai rekornya pada level $ 62,02, harga intraday tertinggi sejak 8 November.

Brent untuk penyelesaian bulan Juni menguat 15 sen ke level $ 69,16 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Premium minyak mentah acuan global WTI untuk bulan yang sama merosot menjadi $ 7,30 per barel. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.