DJIA22653.86
LIVE-26.13(-0.12%)
NDX8049.31
LIVE-32.35(-0.40%)

Minyak Tahan Gain Pada Penurunan Persediaan AS Karena OPEC+ Pangkas Pasokan


Thursday, 28 February 2019 08:09 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_OILOIL.jpg

Minyak mempertahankan kenaikannya setelah melonjak tajam dalam hampir sebulan terakhir setelah data pemerintah menunjukkan penurunan mengejutkan dalam stok minyak mentah AS karena OPEC dan sekutu mengurangi pasokan.

Kontrak berjangka di New York sedikit berubah setelah kenaikan 2,6 persen pada hari Rabu. Persediaan minyak mentah AS turun untuk pertama kalinya dalam enam minggu dengan impor merosot ke level terendah dalam 23 tahun terakhir terkait pengiriman dari Arab Saudi dan Venezuela menurun, menurut data Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu. Sementara itu, Arab Saudi mengisyaratkan OPEC akan melanjutkan pengurangan produksi pada paruh kedua tahun ini.

Persediaan minyak mentah di AS turun 8,65 juta barel minggu lalu, EIA melaporkan, dibandingkan dengan ekspektasi untuk kenaikan 3 juta barel. Produksi minyak mentah AS naik ke rekornya 12,1 juta barel per hari.

Penyuling Teluk AS menawar harga minyak mentah Kolombia di tengah sanksi atas impor Venezuela, yang secara historis merupakan salah satu pemasok minyak utama Amerika.

Minyak WTI untuk pengiriman April diperdagangkan pada level $ 56,96 / bbl di Nymex, naik 2c, pada jam 9:12 pagi di Tokyo. Kontrak menguat $ 1,44 ke level $ 56,94 pada hari Rabu.

Minyak Brent untuk pengiriman bulan April, yang berakhir hari Kamis, naik $ 1,18 ke level $ 66,39 / bbl di bursa ICE Futures Europe pada hari Rabu. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.