DJIA22653.86
LIVE-26.13(-0.12%)
NDX8049.31
LIVE-32.35(-0.40%)

Minyak Menuju Kenaikan Terbesarnya pada Bulan Januari


Thursday, 31 January 2019 19:02 WIB

MinyakWTIBrent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_00il.jpeg

Minyak menuju kenaikan terbesarnya pada bulan Januari ini setidaknya dalam 36 tahun terakhir karena data menunjukkan pemotongan output koalisi OPEC + mulai berlaku, sementara Federal Reserve yang lebih dovish mendorong pasar dan meningkatkan prospek pertumbuhan.

Sementara kontrak berjangka di New York sedikit berubah pada awal perdagangan hari Kamis, ditetapkan untuk kenaikan hampir 20 persen pada Januari, kenaikan terbesar dari Januari dalam catatan akan kembali ke 1983. The Fed mengisyaratkan pada hari Rabu bahwa itu telah dilakukan menaikkan suku bunga untuk saat ini, menekan dolar. Impor minyak A.S. dari Arab Saudi turun ke level terendah sejak Oktober 2017 minggu lalu, sementara Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan negara itu memangkas produksi secara bertahap bulan ini dan akan mencoba meningkatkan laju pengurangan pada bulan Februari.

Minyak mentah di New York telah pulih pada tahun ini setelah turun hampir 40 persen pada kuartal terakhir tahun 2018. Penurunan itu mendorong Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya untuk memulai misi untuk mengekang produksi. Krisis di Venezuela mengancam untuk membatasi pasokan lebih lanjut jika memburuk, sementara pertanyaan apakah AS dan China dapat menyelesaikan perbedaan perdagangan mereka tetap penting bagi prospek permintaan.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret turun 9 sen ke level $ 54,14 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:51 pagi di London. Ini naik 92 sen pada hari Rabu menjadi ditutup pada level $ 54,23 dan menguat $ 8,70 sejauh ini pada bulan Januari.

Brent untuk penyelesaian Maret, yang berakhir Kamis, adalah 28 sen lebih tinggi pada $ 61,93 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak berjangka telah meningkat 15 persen bulan ini, di jalur untuk kenaikan terbesar sejak April 2016. Kontrak April yang lebih aktif naik 23 sen menjadi $ 61,77. Minyak mentah acuan global berada pada premi $ 7,76 untuk WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.