DJIA25706.71
LIVE-361.05(-1.39%)
NDX10754.59
LIVE87.89(0.82%)

Sterling Jatuh Dibawah $ 1.225, Tertekan oleh Brexit, Risiko Suku Bunga Negatif


Thursday, 28 May 2020 18:25 WIB

poundSterling,PoundsterlingGBP/USDGBP/EUR


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_ukpound.jpg

Pound jatuh terhadap dolar dan euro pada hari Kamis, sedikit berubah setelah laporan pada hari Rabu bahwa pembicaraan Brexit menemui jalan buntu, dan masih tertahan oleh spekulasi tentang suku bunga negatif.

Sterling turun 1% pada hari Rabu setelah Inggris mengatakan kepada Uni Eropa pada hari Rabu bahwa perlu untuk memecahkan kebuntuan mendasar untuk mencapai kesepakatan perdagangan Brexit pada akhir tahun.

Pound mendekati level terendah dalam lebih dari tiga dekade, karena bergulat dengan Brexit, spekulasi tentang suku bunga negatif di Inggris, resesi yang dalam dan tumpukan utang yang meningkat.

Pasar telah berbalik semakin pendek pada pound selama 11 minggu terakhir berturut-turut, menurut data berjangka mingguan. Terhadap dolar, pound tetap stabil di awal perdagangan London, kemudian mulai turun pada pukul 09:30 AM. Terakhir di $ .12249, turun 0,1% sejak penutupan New York. Versus euro, pound naik sekitar 0,1%, pada 89,85 pence.(Arl)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

  • Dolar AS jatuh terhadap sebagian besar mata uang pada hari Kamis karena reli pada aset berisiko seperti ekuitas global dan komoditas membuat penyimpangan dalam permintaan safe-haven untuk mata uang A....
  • Dolar jatuh pada hari Rabu, menahan daya tarik safe-haven untuk saat ini, karena saham AS menguat, meskipun sentimen tetap berhati-hati di tengah kebangkitan kasus virus corona secara global, terutama...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.