DJIA25706.71
LIVE-361.05(-1.39%)
NDX10754.59
LIVE87.89(0.82%)

Euro Menguat didukung Proposal Dana Pemulihan UE, Yuan Jatuh


Wednesday, 27 May 2020 18:55 WIB

EuroEuroDolarUSD/EUR


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_EURO.jpg

Euro menuju tertinggi dua bulan pada hari Rabu setelah Komisi Eropa mengusulkan paket pemulihan ekonomi koronavirus senilai total 1,85 triliun euro ($ 2,04 triliun).

Euro telah berjuang sejak jatuh pada bulan Maret, ketika para investor beralih demi keamanan ke dolar. Tetapi para analis mengatakan proposal dana pemulihan, jika mereka dapat memenangkan anggota UE yang skeptis dengan rencana Franco-Jerman sebelumnya, dapat mendorong euro lebih tinggi.

Jika Komisi Eropa menyetujui proposal baru, "itu akan mengurangi risiko kemerosotan di pelosok Eropa, terutama Italia, dan meningkatkan kemungkinan pemulihan tersinkronisasi di seluruh Benua," kata Marshall Gittler, seorang analis investasi di BDSwiss Group. "Itu akan positif untuk euro."

Euro naik setinggi $ 1,1031 sebelum jatuh ke $ 1,1017, masih naik 0,3%. Dolar, yang sebelumnya lebih tinggi terhadap sekeranjang mata uang terakhir turun 0,2% pada 98,811. Dolar naik 0,4% pada 7,1766 yuan, tidak jauh dari rekor terendah offshore yuan 7,1975 pada September.(Arl)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

  • Dolar AS jatuh terhadap sebagian besar mata uang pada hari Kamis karena reli pada aset berisiko seperti ekuitas global dan komoditas membuat penyimpangan dalam permintaan safe-haven untuk mata uang A....
  • Dolar jatuh pada hari Rabu, menahan daya tarik safe-haven untuk saat ini, karena saham AS menguat, meskipun sentimen tetap berhati-hati di tengah kebangkitan kasus virus corona secara global, terutama...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.