DJIA28989.73
LIVE-170.36(-0.58%)
NDX9141.47
LIVE-75.51(-0.82%)

AUD/JPY Turun Ke 74,30 Karena PDB Q3 Australia Tergelincir Di Bawah Perkiraan Pada QoQ


Wednesday, 4 December 2019 08:13 WIB

AussieDollar Australia,AUD/JPY


c_740_198_16777215_00_images_assets_12Aausie_netral_9.jpg

AUD/JPY turun ke 74,30 pada sesi Asia hari Rabu karena PDB Q3 Australia meleset di bawah perkiraan konsensus.

Produk Domestik Bruto (PDB) Australia kuartal ketiga (Q3) merosot ke 0,4% pada QoQ versus ekspektasi 0,5%. Meskipun, angka tahunan sesuai dengan ekspektasi optimis pertumbuhan 1,7% terhadap 1,4% sebelumnya. Di tempat lain, Indeks Pembelian Manajer Jasa (IMP) Jibun Bank Jepang bulan November naik menjadi 50,3 dibandingkan hasil yang diharapkan dari 50,4 dan 49,7 sebelumnya.

Meningkatnya kekhawatiran perang dagang masih menjadi pendorong utama sentimen risk-off pasar baru-baru ini. Amerika Serikat (AS) dan China sekarang memberi sinyal fase satu pada tahun 2020 dibandingkan dengan harapan sebelumnya pada akhir tahun. Sementara Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross memimpin para pembicara pemerintahan Trump untuk menyampaikan trik tawar-menawar mereka, pembalasan China terhadap Hong Kong Act menggambarkan keadaan ekstrim lainnya. Yang terbaru mengenai RUU, berasal dari Reuters mengklaim bahwa DPR AS telah mengeluarkan RUU yang menuntut sanksi pada pejabat senior China.

Juga yang berkontribusi terhadap sentimen risiko, meningkatnya peluang pendakwaan Presiden AS Donald Trump. Berita terbaru dari Reuters menyebutkan bahwa Komite Intelijen DPR AS telah menyetujui laporan pendakwaan Presiden Trump AS.

Sebagai reaksi terhadap risk-off pasar, imbal hasil treasury 10-tahun AS turun lebih dari 10 basis poin menjadi sub-1,72% pada hari Selasa, bergerak ke 1,725% pada saat penulisan.

Setelah menyaksikan reaksi pasar awal terhadap data Aussie dan katalis risiko, pasar sekarang akan menantikan IMP Jasa Caixin China bulan November, dengan konsensus 52,7 terhadap 51,1 sebelumnya , dapat menghibur para pasangan pedagang.

Sumber : FX Street


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.