DJIA25264.83
LIVE-118.28(-0.47%)
NDX9547.30
LIVE-8.23(-0.09%)

EUR/USD Turun Ke Terendah Dekat 1,1060, Fokus Bergeser Ke FOMC


Wednesday, 20 November 2019 16:04 WIB

EUR/USD


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY_01-euro-vs-dollar-money.jpg

Mata uang tunggal sekarang berada di bawah pembaruan tekanan sisi bawah dan menyeret EUR/USD ke terendah baru 2-hari di wilayah 1,1060.

EUR/USD melemah karena kekhawatiran perdagangan, mengamati FOMC

Pasangan ini menyela gerakan positif 4-hari berturut-turutnya pada hari Rabu dalam menanggapi kenaikan permintaan greenback, meningkatnya sentimen risk-off dan penurunan berbasis luas dalam yield obligasi AS dan Benua Lama.

Sementara itu, kegagalan lainnya untuk menembus di atas band 1,1080/90 telah memotivasi penjual untuk kembali ke pasar dan berkolaborasi dengan gerakan spontan yang sedang berlangsung.

Dalam kalender ekonomi, Harga Produsen Jerman meleset dari konsensus pada hari ini setelah kontraksi 0,2% bulanan selama Oktober dan 0,6% dari tahun sebelumnya. Di hari ke depan, FOMC akan menarik semua perhatian.

Apa yang harus diamati di sekitar EUR

Spot bertemu resisten kuat di band 1,1080/90 untuk saat ini sementara spot terus mengamati dinamika USD dan berita dari sisi perdagangan AS-China untuk mencari arah. Pada pandangan makro, prospek di Euroland tetap rapuh dan tidak melakukan apa pun selain membenarkan sikap moneter 'lebih longgar untuk waktu yang lebih lama' oleh ECB dan pandangan bearish pada mata uang tunggal setidaknya dalam jangka menengah. Dalam hal ini, semua perhatian akan tertuju pada publikasi IMP flash untuk bulan berjalan di minggu ini.

Level-level EUR/USD yang harus diperhatikan

Saat ini, pasangan ini turun 0,17% di 1,1059 dan penembusan 1,0989 (terendah bulanan 14 November) akan menargetkan 1,0925 (terendah September) kemudian 1,0879 (terendah 2019 pada 1 Oktober). Untuk sisi atas, penghalang awal muncul di 1,1089 (tertinggi 18 November) diikuti oleh 1,1174 (SMA 200-hari) dan 1,1179 (tertinggi bulanan 21 Oktober).

Sumber: FXstreet


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.