DJIA29398.08
LIVE-25.23(-0.09%)
NDX9623.58
LIVE27.88(0.29%)

Dolar Melemah Jelang Rilis Data Penggajian, Keraguan Perang Perdagangan


Friday, 1 November 2019 08:49 WIB

DOLLAR


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_0Dollar-AS.jpg

Dolar diperdagangkan mendekati level terendah tiga minggu versus yen pada hari Jumat menjelang laporan ketenagakerjaan AS yang diharapkan menunjukkan perlambatan penciptaan lapangan kerja, menyoroti kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi terbesar di dunia.

Mata uang A.S. juga mengurangi kerugian terhadap euro dan pound setelah Bloomberg melaporkan bahwa para pejabat China memiliki keraguan tentang mencapai solusi jangka panjang yang komprehensif untuk perang perdagangan AS-Sino.

Federal Reserve AS memangkas suku bunga acuannya minggu ini untuk ketiga kalinya pada tahun ini dan mengindikasikan bahwa pelonggaran moneter lebih lanjut tidak mungkin, mengutip beberapa sektor kekuatan di ekonomi A.S.

Namun, nada hawkish Fed telah gagal untuk meletakkan dasar di bawah dolar dan imbal hasil Treasury A.S., yang menunjukkan beberapa investor tidak berbagi kepercayaan bank sentral dalam prospek ekonomi karena risiko yang ditimbulkan oleh perang perdagangan.

Dolar diperdagangkan di level 108,02 yen pada hari Jumat, mendekati level terendah tiga minggu di 107,92 yang dicapai pada hari Kamis setelah keraguan baru tentang upaya untuk menyelesaikan perang perdagangan AS-China yang menekan greenback dan mendorong pasar saham global lebih rendah.

Mata uang AS berada di jalur untuk penurunan 0,6% terhadap yen minggu ini, yang akan menjadi kerugian mingguan terbesar sejak 4 Oktober lalu. Indeks dolar (DXY) terhadap sekeranjang enam mata uang utama sedikit menurun ke level 97,296, berada di jalur untuk penurunan mingguan 0,55%. (knc)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.