DJIA29398.08
LIVE0(0.00%)
NDX9623.58
LIVE0(0.00%)

Dolar Didukung Menjelang Pertemuan Fed, Penundaan Brexit Dalam Fokus


Monday, 28 October 2019 08:21 WIB

DOLLAR


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_Dollar-falls-to-2-week-low-on-trade-concerns-2-960x640.jpg

Dolar diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam lebih dari dua bulan terhadap yen pada hari Senin menjelang pertemuan Federal Reserve AS minggu ini di mana para pembuat kebijakan diperkirakan akan menurunkan suku bunga tetapi menekankan keengganan mereka untuk melonggarkan kebijakan lebih lanjut.

Sterling beringsut lebih rendah terhadap dolar dan euro, dengan kesepakatan yang diharapkan pada hari Senin untuk menunda keluarnya Inggris dari Uni Eropa pada 31 Januari setelah Perdana Menteri Boris Johnson gagal memenangkan persetujuan untuk jadwal Brexit-nya.

Fokus pasar akan bergeser ke pertemuan Fed yang berakhir 30 Oktober dan pertemuan Bank of Japan (BoJ) yang berakhir 31 Oktober. The Fed diperkirakan akan memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini, tetapi analis pendapatan tetap mengatakan ini sebagian besar dihargai pada pasar.

BOJ condong ke arah menjaga kebijakan yang dipertahankan minggu depan, tetapi keputusan itu panggilan dekat sebagai pembuat kebijakan berjuang dengan ancaman terhadap prospek global dari perang perdagangan AS-China dan Brexit.

Dolar diperdagangkan pada level 108,72 yen pada hari Senin, mendekati level 108,94 yen, yang merupakan level tertinggi sejak 1 Agustus.

Greenback dikutip pada level $ 1,1084 per euro, dekat dengan yang terkuat dalam lebih dari seminggu.

Indeks dolar terhadap sekelompok enam mata uang utama berdiri di level 97,827, juga mendekati level tertingginya dalam lebih dari seminggu terakhir. (knc)

Sumber : Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.