DJIA25628.90
LIVE-623.34(-2.37%)
NDX7465.00
LIVE-242.43(-3.15%)

Sterling Turun ke Level 2-Tahun Terendah Terkait Risiko Politik


Wednesday, 17 July 2019 15:15 WIB

CurrencypoundSterling,Poundsterling


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_12Pound-rate-today.jpg

Pound Inggris jatuh ke level terendah dalam lebih dari 2-tahun pada awal perdagangan di Eropa pada Rabu seiring kekhawatiran atas "Hard Brexit" dan pemilihan umum yang mungkin menuntut premi risiko yang lebih tinggi untuk semua aset sterling.

The Times of London melaporkan bahwa Boris Johnson, favorit untuk memenangkan kontes kepemimpinan Partai Konservatif saat ini dan mengambil alih sebagai Perdana Menteri, sedang mencari untuk mengadakan pemilihan umum pada awal tahun depan. Jajak pendapat menunjukkan bahwa pemilihan tidak akan memberikan partai mana pun mayoritas yang jelas. Johnson telah berjanji untuk membawa Inggris keluar dari Uni Eropa pada bulan Oktober bahkan jika itu berarti membatalkan perjanjian transisi yang akan meredam pukulan terhadap ekonomi Inggris.

Pound turun hampir 1% pada hari Selasa terhadap dolar dan lanjutkan penurunannya pada Rabu. Pada pukul 3:45 pagi waktu timur AS (07:45 GMT), berada di $ 1,2393, pasca jatuh di bawah $ 1,24 untuk pertama kalinya sejak April 2017. Sterling juga lebih rendah terhadap euro, jatuh di 1,1047, terendah sejak September 2017, sebelum bounce ke 1.1058. (Tgh)

Sumber: Investing.com


RELATED NEWS

  • Dolar lebih rendah pada hari Kamis seiring ekspektasi untuk penurunan suku bunga lebih lanjut berkurang, sementara euro menguat pasca data sektor swasta zona euro mendorong harapan bahwa ekonomi blok ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.