DJIA29398.08
LIVE0(0.00%)
NDX9623.58
LIVE0(0.00%)

Euro tergelincir di tengah kekhawatiran resesi Jerman, sterling stabil


Tuesday, 15 January 2019 16:41 WIB

EuropoundSterling,


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_euro-to-dollar-generic-1.jpg

Euro melemah pada hari Selasa seiring investor bersiap untuk angka pertumbuhan Jerman yang dapat menunjukkan ekonomi terbesar di benua itu memasuki resesi teknis pada kuartal terakhir tahun 2018.

Penurunan yang tak terduga minggu lalu dalam output industri Jerman melemahkan euro dan menggarisbawahi kekhawatiran tentang perlambatan dan kehati-hatian Bank Sentral Eropa ketika mencoba untuk menghentikan stimulus kawasan itu.

Eksportir Jerman sedang berjuang dengan melemahnya permintaan global dan perselisihan perdagangan yang didorong oleh kebijakan Presiden AS Donald Trump.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters memperkirakan angka untuk data produk domestik bruto (PDB) yang dijadwalkan dirilis pada pukul 09:00 GMT menunjukkan pertumbuhan 1,5 persen pada tahun 2018. Tetapi gangguan pada kuartal terakhir tahun ini yang menjadi fokus.

Investor mengamati dengan seksama sterling dengan Perdana Menteri Inggris Theresa May secara luas diperkirakan akan kehilangan suara di parlemen pada hari Selasa pada kesepakatan Brexit-nya.

Sterling diperdagangkan datar terhadap dolar di level $ 1,2871 menjelang pemungutan suara, di dekat level tertinggi 2 bulan pada hari Senin di $ 1,2930.

Indeks dolar pada hari Selasa melemah sebesar 0,1 persen ke level 95,48.

Di tempat lain, dolar Australia dan dolar kiwi, keduanya dianggap sebagai proxy untuk selera risiko global, masing-masing naik 0,2 persen, setelah pulih dari posisi terendah Senin. (sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.