DJIA26727.54
LIVE0(0.00%)
NDX7723.02
LIVE0(0.00%)

Sterling jatuh ke level 2-1 / 2 minggu terendah


Monday, 22 October 2018 23:08 WIB

poundSterling,Poundsterling


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_00sterling_1972862b.jpg

Sterling jatuh pada hari Senin seiring kekhawatiran yang tumbuh bahwa masalah perbatasan Irlandia dan perselisihan dalam Konservatif Inggris yang berkuasa atas Brexit bisa membuat Perdana Menteri Theresa May menghadapi tantangan kepemimpinan yang serius.

Pound melemah terhadap dolar dan euro, pada satu titik jatuh hampir 1 persen terhadap greenback, meskipun kemudian memangkas kembali beberapa penurunannya.

Koran-koran hari Minggu mengutip anggota parlemen yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa May harus mempersiapkan tantangan terkait kepemimpinannya.

Pada 15:30 GMT, sterling turun 0,65 persen, setelah sebelumnya menjejaki posisi rendah di level $ 1,2957, tingkat terlemah sejak 4 Oktober.

Terhadap euro, pound kehilangan 0,3 persen, menjauh dari posisi terendah sebelumnya di 88,57 pence yang telah menjadi posisi terendah 2 1/2-minggu.

Pasar yang gelisah mengamati pidato May ke parlemen, di mana dia diharapkan untuk mengatakan bahwa 95 persen dari kesepakatan perceraian Brexit telah diselesaikan. Namun dia akan mempertahankan oposisi terhadap proposal Uni Eropa untuk perbatasan darat dengan Irlandia Utara.

Namun, usulnya untuk memperpanjang periode transisi status-quo di luar tanggal yang diusulkan saat ini pada Desember 2021 telah membuat pihak skeptis euro di partainya marah. (sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.